Luhut Binsar Pandjaitan Menyikapi Mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar

BITVonline.com - Minggu, 11 Agustus 2024 10:44 WIB

KALTIM -Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan tanggapan terkait pengunduran diri Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum DPP Golkar. Dalam pernyataannya, Luhut menegaskan bahwa keputusan Airlangga merupakan hak pribadi dan wajar dalam dinamika organisasi.

“Ya, saya, ya itu hak beliau untuk mundur,” kata Luhut singkat saat dijumpai di sela peninjauan gedung Kementerian Koordinator di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Minggu (11/8/2024). Pernyataan Luhut tersebut mencerminkan sikap penghargaan terhadap keputusan yang diambil oleh Airlangga dan memberikan ruang bagi proses organisasi yang akan menyusul.

Airlangga Hartarto, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Sabtu malam, 10 Agustus 2024. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan, Airlangga menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk memastikan stabilitas transisi pemerintahan baru yang akan segera terjadi.

“Selamat pagi para kader Golkar yang saya cintai. Saya Airlangga Hartarto, setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat, maka dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim serta atas petunjuk Tuhan Yang Maha Besar, maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Golkar,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya.

Dalam penjelasan tersebut, Airlangga menegaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan matang dan demi kepentingan partai serta stabilitas politik nasional. Dia juga menambahkan bahwa pengunduran diri ini terhitung sejak Sabtu malam, 10 Agustus 2024. Selanjutnya, Airlangga menyampaikan keyakinan bahwa Partai Golkar, sebagai partai besar yang matang dan dewasa, akan segera menyiapkan mekanisme organisasi sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi yang berlaku.

Airlangga menilai bahwa pengunduran dirinya adalah langkah yang tepat dalam konteks peralihan kepemimpinan dan menjelang perubahan signifikan dalam pemerintahan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi kepemimpinan baru untuk menghadapi tantangan mendatang dan memastikan kelangsungan serta efektivitas Partai Golkar dalam menjalankan fungsinya sebagai partai politik.

Dengan pengunduran diri Airlangga, perhatian kini tertuju pada proses berikutnya dalam struktur organisasi Partai Golkar, termasuk pemilihan Ketua Umum yang baru. Partai tersebut diharapkan akan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas internal dan melanjutkan agenda politiknya ke depan.

Dalam konteks ini, Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai Ketua Dewan Penasihat, memberikan penegasan mengenai pentingnya menghargai keputusan tersebut dan memberikan dukungan untuk kelancaran transisi di dalam partai.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Viral Pernyataan Alumni LPDP “Anak Jangan Jadi WNI”, Purbaya Minta Dana Beasiswa Dikembalikan dengan Bunga: Saya Blacklist!

Berita

Mutasi Dua Pejabat, Sejumlah Papan Bunga Warnai Kantor Bupati Tapsel: Terima Kasih!

Berita

Pemkot Medan Tiadakan CFD Selama Ramadan 1447 H, Ini Alasannya

Berita

Nyanyian Bandar Narkoba: Dua Perwira Polres Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp13 Juta per Pekan, Belum Tersangka

Berita

Belanja Negara Melonjak 25,7 Persen, Defisit APBN Awal Tahun Tembus Rp54,6 Triliun

Berita

Heboh Pembebasan Label Halal Produk AS, MUI: Jangan Beli!