Uskup Agung Jakarta Suharyo Ungkap Makna Mendalam di Balik Gestur Paus Fransiskus Cium Tangan Imam Besar Istiqlal

BITVonline.com - Sabtu, 07 September 2024 09:35 WIB

JAKARTA -Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, mengungkapkan bahwa kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia membawa sejumlah nilai kehidupan yang mendalam. Salah satu nilai yang paling menonjol adalah kesederhanaan yang ditunjukkan oleh pemimpin Gereja Katolik Roma tersebut selama kunjungannya di tanah air.

Kardinal Suharyo menyatakan harapannya bahwa kehadiran Paus Fransiskus selama 3-4 hari di Indonesia dapat memberikan tawaran nilai kehidupan yang signifikan. “Kita berharap bahwa kehadiran Paus selama 3-4 hari itu sungguh-sungguh dapat menjadi tawaran nilai kehidupan. Kesederhanaan beliau, keterbukaan Beliau untuk berdialog,” ujarnya di Gereja Katedral Jakarta pada Sabtu (7/9).

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah pertemuan Paus Fransiskus dengan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. Suharyo menilai, interaksi tersebut menunjukkan gestur persahabatan yang mendalam. “Saya kira saya belum pernah melihat apa yang gestur yang bersahabat sedalam itu, sebelum saya melihat Bapa Suci kepalanya dicium oleh Imam Besar Nasaruddin Umar, lalu Bapak Suci mencium tangan Imam Besar Istiqlal,” ungkap Suharyo.

Moment tersebut diakui sebagai hal yang langka, karena Paus Fransiskus tidak melakukan hal yang sama saat bertemu Imam Besar Al-Azhar, Ahmed Al Tayeb. “Rasa-rasanya belum pernah saya melihat Paus membuat seperti itu dengan siapa pun, bahkan dengan Imam Besar dari Masjid Al-Azhar, tidak sejauh itu,” jelas Suharyo.

Menurut Suharyo, momen tersebut merupakan simbol kuat dari upaya Paus Fransiskus untuk menjadi pewarta perdamaian dan persaudaraan sejati. “Ini bagi saya adalah simbol yang sangat jelas menjadi pewarta-pewarta perdamaian, harapannya menjadi pewarta-pewarta persaudaraan yang sejati,” tambahnya.

Kunjungan Paus Fransiskus dimulai dengan berbagai agenda yang sarat makna. Pada Kamis, 5 September 2024, Paus Fransiskus mengunjungi Masjid Istiqlal dan mencium tangan Imam Besar Nasaruddin Umar sebagai bentuk penghormatan. Nasaruddin Umar juga tampak mencium kepala Paus sambil menjabat tangannya di halaman Masjid Istiqlal, menandakan hubungan yang harmonis dan penuh penghormatan antara kedua pemimpin agama.

Usai kunjungan tersebut, Paus Fransiskus melanjutkan agenda kunjungannya dengan menuju Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) untuk penandatanganan deklarasi Istiqlal, sebelum akhirnya meninggalkan masjid.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia ini diharapkan dapat memperkuat jalinan persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, serta menjadi teladan bagi semua pihak dalam menyebarkan nilai-nilai kesederhanaan dan dialog antaragama.(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

PSI Sebut Kader NasDem Bakal Merapat, Pengumuman Disiapkan Jadi “Kejutan”

Berita

Usai SP3, Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Debat Terbuka Soal Ijazah Jokowi: Gak Usah Bawa Cheerleader!

Berita

Menaker Ingin Itjen Tak Lagi Sekadar Cari Temuan, Tapi Cegah Masalah Sejak Awal

Berita

Kapolda Aceh: Revisi UUPA Harus Sesuai Kebutuhan Nyata Masyarakat

Berita

Mualem Usul Dana Otsus Aceh Naik Jadi 2,5 Persen dalam Rapat Revisi UUPA di DPR: Minimal, Kalau Bisa Lebih

Berita

Wagub Aceh Dorong UMKM dan BUMDes Jadi Motor Ekonomi di Program MBG Pascabencana