Kemacetan Panjang Melanda Jalur Berastagi-Medan pada Hari Terakhir Libur Panjang

Redaksi - Selasa, 17 September 2024 03:45 WIB

SUMUT -Arus lalu lintas di jalur utama Berastagi-Medan mengalami kemacetan panjang pada Senin (16/9), di hari terakhir libur panjang yang menyusul akhir pekan panjang dari Sabtu hingga Senin. Kepadatan ini disebabkan oleh volume kendaraan yang meningkat pesat ketika wisatawan kembali ke daerah asalnya setelah menikmati liburan.

Kemacetan mulai terjadi sejak pagi hari, dengan kepadatan kendaraan terpantau dari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Berastagi hingga Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Rabiah Adawiyah br Hasibuan, mengungkapkan bahwa lonjakan volume kendaraan ini telah terjadi sejak hari pertama libur pada Sabtu (14/9). Namun, puncak kemacetan mulai tampak pada Minggu (15/9) dan semakin parah di hari terakhir libur.

“Volume kendaraan mulai meningkat pada hari Minggu, dan hari ini adalah puncaknya untuk arus balik. Lalulintas sangat padat,” kata Rabiah saat ditemui di simpang Desa Doulu, Berastagi. Menurutnya, kepadatan ini dimulai menjelang sore hari dan masih berlangsung hingga malam.

Sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan parah, terutama arus lalu lintas dari Berastagi menuju Kota Medan. Kondisi ini terlihat jelas di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang, yang menjadi titik kemacetan utama. Pengendara seperti Ela (23), yang berangkat dari kawasan Jalan Diski, Kecamatan Sunggal, Deliserdang sejak pukul 09.00 WIB, terjebak kemacetan hingga pukul 12.51 WIB. Ela mengungkapkan, “Saya berangkat pagi, tapi masih terjebak di Pancur Batu. Macet dari dua arah, baik dari Medan maupun Berastagi.”

Nia Januar, pengendara lain yang juga terjebak kemacetan, menambahkan bahwa situasi semakin buruk karena pengendara yang tidak sabar memperparah kemacetan. “Kami terjebak macet sejak sore, dan tidak ada kemajuan. Jalur utama menjadi lapis empat. Saya terpaksa pulang lebih awal dan meski begitu tetap terjebak macet,” ungkap Nia. Ia mencatat bahwa biasanya perjalanan dari Berastagi ke Medan memakan waktu dua jam, namun kali ini memakan waktu hingga enam jam.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Andika Temanta Purba, membenarkan adanya kepadatan arus lalu lintas di jalur Berastagi-Medan. Ia menjelaskan bahwa kemacetan sempat terjadi akibat kendaraan yang berhenti di pinggir jalan, namun masalah tersebut telah diatasi dan arus lalu lintas kini kembali normal. “Kendaraan yang sebelumnya berhenti di pinggir jalan sudah digeser, dan saat ini arus lalulintas sudah kembali lancar,” jelas Andika.

Andika juga menghimbau kepada pengendara untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak melakukan pelanggaran seperti saling mendahului. “Kami himbau agar pengendara mematuhi peraturan lalu lintas. Utamakan keselamatan daripada kecepatan agar kemacetan tidak semakin parah,” pungkasnya.

Libur panjang ini ternyata juga memberikan dampak signifikan pada arus lalu lintas di jalur wisata, yang menunjukkan pentingnya pengaturan lalu lintas dan manajemen arus kendaraan untuk mengurangi kemacetan di masa-masa libur mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Kepuasan Prabowo Merosot di Survei SMRC, Bakom: Nanti Bisa Naik Lagi

Berita

KPK Bongkar Dugaan Suap Rp1,5 Miliar dan Emas 1 Kg di Balik Dana Hibah Pokmas Jatim

Berita

Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Dijamin APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Mandiri

Berita

Purbaya Tegaskan Danantara Tak Punya Hak Suara di Rapat KSSK

Berita

Diisukan Gantikan Perry Warjiyo, Purbaya Tegaskan Tetap Fokus sebagai Menteri Keuangan

Berita

PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris usai Berdamai, Kasus Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak' Selesai