Menko Polhukam Hadi Tjahjanto: “Visi Indonesia Emas 2045 Bukan Sekadar Mimpi”

BITVonline.com - Selasa, 24 September 2024 09:55 WIB

Yogyakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto, memberikan kuliah umum di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan tema “Merawat Persatuan Dalam Kemajemukan Menuju Indonesia Emas 2045”. Dalam kuliahnya, Hadi menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 bukan hanya sekadar mimpi, melainkan sebuah target realistis yang memerlukan kerja keras dan kolaborasi dari seluruh komponen bangsa.

Menurut Hadi, pencapaian visi Indonesia Emas diharapkan didukung oleh empat pilar utama: pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan pemantapan ketahanan nasional. “Pilar pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi sangat penting dalam menentukan keberhasilan tiga pilar lainnya,” ujarnya.

Hadi menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam menentukan masa keemasan suatu bangsa. Ia menjelaskan bahwa keunggulan suatu bangsa tidak lagi bergantung pada kekayaan alam, melainkan pada penguasaan teknologi informasi dan komunikasi. “Saat ini, kita bisa melihat dampak nyata ketika bangsa ini tidak menguasai teknologi digital,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa pilar pembangunan ekonomi berkelanjutan akan memberikan manfaat maksimal jika didukung oleh sektor ekonomi kreatif dan berbasis kecerdasan. Ia menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara cerdas, agar tidak hanya memberikan keuntungan saat ini, tetapi juga dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Dalam konteks pemerataan pembangunan, Hadi menekankan upaya penguatan infrastruktur di seluruh pelosok Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa tanpa pemerataan dalam pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan, dampak positif dari pembangunan infrastruktur tidak akan signifikan dan bahkan bisa memperburuk kesenjangan.

Terakhir, Hadi menggarisbawahi bahwa pilar pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan demokratis harus didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas. “Ancaman ketahanan nasional saat ini bukan hanya bersifat fisik, tetapi juga terkait dengan tata kelola pemerintahan yang baik,” tutupnya.

Kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UGM untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yang diharapkan bisa menjadi tonggak kemajuan bangsa dalam menghadapi tantangan global di masa depan 

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Hati-hati dengan BNI Rantauprapat, Rp 28 Miliar Uang Jemaat Gereja Hilang

Berita

Usai Konflik Timur Tengah, 24.022 Jemaah Umrah Indonesia Sukses Pulang ke Tanah Air

Berita

Skandal Pemerasan Polisi: Dirresnarkoba Polda NTT Dicopot, Diduga Terlibat Penyuapan Rp375 Juta

Berita

BNNP Sumut Amankan 48 Pengunjung Positif Narkoba di Diskotek Blue Night Langkat

Berita

Kondisi Sungai Batangtoru Memburuk, Tradisi Marpangir dan Mamasu Dahanon Terancam Hilang

Berita

PBB Desak Pengusutan Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus