BEKASI – Sebuah kebakaran hebat melanda pabrik pakan ternak PT Jati Perkasa Nusantara yang berlokasi di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Jumat pagi. Akibat peristiwa tragis ini, sembilan orang dinyatakan tewas, dan sebanyak 12 kantong jenazah telah diterima oleh Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kepala RS Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, menjelaskan bahwa kantong jenazah tersebut berisi potongan tubuh korban yang ditemukan di lokasi kebakaran. “Kantong jenazah itu berisi potongan-potongan tubuh (body part) korban kebakaran,” ungkapnya dalam konferensi pers di RS Polri.
Brigjen Prima menambahkan, pihak rumah sakit telah membentuk tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi jenazah. Pemeriksaan ini melibatkan berbagai disiplin ilmu, termasuk kedokteran forensik, DNA forensik, dan odontologi forensik. “Kami akan melakukan pemeriksaan secara teliti untuk memastikan identitas setiap korban,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengonfirmasi bahwa semua korban ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan, dengan beberapa terjebak di berbagai lokasi dalam pabrik. “Korban ditemukan terpisah di beberapa tempat, ada yang berada di ruang kerja dan ada yang dekat dengan forklift,” katanya.
Selain korban jiwa, kebakaran ini juga mengakibatkan tiga orang luka-luka, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran yang mengalami sesak napas berat saat berusaha memadamkan api. “Dari total korban, tiga orang mengalami luka-luka, termasuk satu dari petugas Damkar,” tambah Priadi.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, dan hingga sore hari, tim pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api yang belum sepenuhnya padam. “Kami berharap tidak ada lagi korban, dan saat ini tim masih berupaya memadamkan api yang masih menyala di lokasi,” tutupnya.
Pihak kepolisian juga tengah menyelidiki penyebab kebakaran ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi melalui saluran resmi. Kejadian ini menja
Nikmati respons yang lebih pintar, unggah fail dan gambar, dan lainnya.(N/014)