Prabowo Subianto Soroti Ketidakmampuan Indonesia Produksi Barang Berteknologi Tinggi, Tegaskan Tekad Menjadi Negara Maju

BITVonline.com - Sabtu, 09 November 2024 06:11 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/11/01jc2vcb0hw78spywf0jn9nv45.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

BOGOR -Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan ketidaksenangannya atas ketidakmampuan Indonesia dalam memproduksi barang-barang berteknologi tinggi seperti mobil, motor, hingga komputer, meskipun negara ini memiliki sumber daya alam yang melimpah. Dalam pidatonya pada acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2024 yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Kamis (7/11), Prabowo menekankan bahwa Indonesia harus bertransformasi menjadi negara yang mampu memproduksi sendiri barang-barang vital tersebut.

Prabowo mengungkapkan kekecewaannya terhadap fakta bahwa Indonesia yang merupakan negara terbesar keempat di dunia, dengan kekayaan alam yang melimpah, masih bergantung pada negara lain untuk memproduksi barang-barang berteknologi tinggi. Ia menegaskan, sebagai bangsa yang diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dengan berbagai elemen penting untuk menjadi negara maju, Indonesia seharusnya bisa memproduksi mobil, motor, dan komputer sendiri.

“Terus terang saja, saya dalam hati, saya tidak mau terima bahwa bangsa ke empat di dunia, bangsa yang diberi kekayaan begitu besar oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dikasih semua elemen untuk menjadi negara maju, tidak bisa bikin mobil, tidak bisa bikin motor, tidak bisa bikin komputer, saya tidak terima,” ujar Prabowo dengan nada serius.

Sebagai pemimpin negara, Prabowo merasa memiliki tanggung jawab untuk mengubah keadaan tersebut dan memastikan Indonesia dapat mengejar ketertinggalannya dalam hal produksi barang-barang teknologi tinggi. Ia mengungkapkan tekadnya untuk memanfaatkan setiap kesempatan dan kemampuan yang ada untuk membawa Indonesia menjadi negara yang mandiri dalam bidang produksi teknologi.

“Saya bersyukur, saya berterima kasih, saya diberi kesempatan untuk memimpin pemerintah Indonesia 5 tahun yang akan datang. Saya bersyukur karena sekarang saya diberi kesempatan untuk mengarahkan, untuk mewujudkan hal-hal yang saya anggap kritikal bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia,” ungkap Prabowo dalam acara tersebut.

Dalam acara Rakornas yang mengusung tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia 2024”, Prabowo menekankan pentingnya visi dan komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara yang bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga mampu mengolah dan memproduksi teknologi tinggi yang dapat meningkatkan daya saing global.

Prabowo juga menyatakan bahwa kunci untuk mencapainya adalah penguatan sektor pendidikan, riset dan teknologi, serta pemberdayaan sektor industri dalam negeri. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan di Indonesia, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat, untuk bekerja sama membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan Indonesia yang lebih maju.

Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya untuk menjaga dan memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai landasan bangsa Indonesia. Pancasila, menurutnya, merupakan dasar yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia dalam mencapai tujuan bersama menuju negara yang makmur, adil, dan sejahtera.

Prabowo menegaskan bahwa dalam menjalankan visi pembangunan Indonesia ke depan, seluruh kebijakan yang diambil harus berpijak pada nilai-nilai Pancasila yang mendalam, agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi rakyat Indonesia.

Meski menghadapi berbagai tantangan, seperti ketergantungan terhadap impor barang-barang teknologi, Prabowo tetap optimistis Indonesia memiliki potensi untuk bangkit dan berkembang menjadi negara maju yang mandiri dalam berbagai aspek. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik di masa depan.

“Kami harus berani merencanakan sesuatu yang besar dan penuh tantangan. Kita harus memiliki tekad dan keberanian untuk memimpin dunia, menjadi bangsa yang bisa menciptakan teknologi dan memajukan ekonomi secara mandiri,” tutup Prabowo.

Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membawa Indonesia menuju kemajuan dengan memperkuat industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor barang teknologi tinggi. Ia berharap melalui upaya bersama dan penerapan kebijakan yang tepat, Indonesia dapat menjadi negara yang mampu memproduksi segala kebutuhan teknologinya sendiri dan bersaing di kancah global.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Riza Chalid Masuk DPO! Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Minyak Petral 2008-2015

Berita

Meta Akhirnya Tunduk! Komdigi Wajibkan Batas Usia 16 Tahun untuk Instagram, Facebook, dan Threads di Indonesia

Berita

Geger! Pohon Kelapa Tersambar Petir Saat Hujan Deras di Tanjung Tiram, Sempat Terbakar dan Viral di Medsos

Berita

Sinergi Polri dan Pemda, Panen Raya Jagung di Tapsel Jadi Bukti Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Vonis Kasus BPRS Gayo, Terdakwa Dihukum 7-10 Tahun dan Bayar Kerugian hingga Rp7 Miliar

Berita

APINDO Soroti Wacana Penghentian Restitusi Pajak, Khawatir Ganggu Likuiditas Dunia Usaha