Massa Pendukung Dua Paslon Gubernur Sulsel Bentrok Jelang Debat, Satu Polisi Terluka

Redaksi - Minggu, 10 November 2024 09:22 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/11/01jcamr334aqknzan7rcyygvhj.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

MAKASSAR -Bentrokan antar massa pendukung dua pasangan calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) terjadi di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Minggu sore (10/11). Kejadian ini terjadi menjelang debat kedua Pilgub Sulsel 2024 yang digelar di Hotel Claro Makassar.

Pasangan calon Gubernur Sulsel yang bertarung dalam Pilkada kali ini adalah Danny Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) yang memakai nomor urut 1, dan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) yang memakai nomor urut 2.

Pantauan di lokasi, bentrokan terjadi saat kedua kelompok massa saling mengantar pasangan calon mereka menuju lokasi debat. Terlihat massa saling melempar batu dan terlibat adu jotos di tengah jalan. Suasana semakin panas meskipun sejumlah polisi yang bertugas di lokasi berusaha melerai dan mengendalikan situasi.

Akibat bentrokan tersebut, satu anggota polisi yang berada di lokasi terluka akibat terkena lemparan batu. Selain itu, sejumlah kendaraan, termasuk satu mobil minibus dan beberapa sepeda motor, mengalami kerusakan akibat lemparan batu yang dilakukan oleh massa.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, yang turun langsung ke lokasi menjelaskan bahwa bentrokan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman antar dua kelompok pendukung. “Jadi, kita lihat di lapangan bahwa ini hanya kesalahpahaman antara kedua kelompok, sehingga memanas,” kata Ngajib.

Namun, Kapolrestabes menegaskan bahwa situasi sudah dapat dikendalikan dengan baik. “Semua sudah bisa saling memahami. Sekarang situasi sudah aman dan terkendali,” ujarnya.

Ngajib juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah memisahkan kedua kelompok dan memberikan pemahaman agar keributan tidak berlanjut. Untuk memastikan situasi tetap kondusif, ratusan polisi disiagakan di sekitar lokasi debat.

“Saat ini semuanya sudah aman terkendali, kami juga sudah menambah jumlah personel untuk mengantisipasi keributan susulan,” tambah Ngajib. Ia berharap, meskipun terjadi ketegangan awal, suasana Pilkada Sulsel tetap berjalan dengan damai dan tertib.

Debat kedua antara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel ini pun akhirnya bisa berlangsung tanpa gangguan lanjutan, dengan situasi di sekitar Hotel Claro Makassar mulai tenang. Polisi berharap masyarakat Sulsel dapat menyalurkan aspirasi politik mereka dengan cara yang lebih damai dan menjaga persatuan serta kesatuan di daerah.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

5 Fakta Pendidikan Gibran Rakabuming Raka yang Terungkap dalam Persidangan MK

Berita

Saat Asap Karhutla Selimuti Malaysia-Singapura, Apa Saja Upaya Darurat Indonesia?

Berita

Kalahkan Australia & China! Kota Medan Sabet Top 10 Wisata Hemat Dunia versi Skyscanner

Berita

Disambut Pasukan Berkuda & Dentuman Meriam, Prabowo Peluk Hangat Presiden Mesir di Istana

Berita

Cek Rincian Lengkapnya! Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2,59 Juta/Gram, Buyback Ngetren Stagnan

Berita

Bikin Bangga Aceh, Dua Siswi SMAN 7 Banda Aceh Sukses Sabet Juara Tari Kreasi FLS3N Nasional 2026