Kapolri Sigit Prabowo Ungkap Polri Telah Tangkap 181 Tersangka Terorisme dalam Satu Tahun

BITVonline.com - Kamis, 14 November 2024 09:46 WIB

JAKARTA -Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Polri bersama Brimob dan Densus 88 telah berhasil menangkap 181 tersangka teroris dalam rentang waktu satu tahun, dari 2023 hingga 2024. Pencapaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia dalam memerangi aksi terorisme, meskipun skala ancamannya terbilang kecil.

“Selama tahun 2023-2024, kita telah mengamankan kurang lebih 181 tersangka terorisme,” ujar Kapolri Sigit dalam sambutannya di acara syukuran HUT ke-79 Korps Brimob Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11). Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Wakil Kepala Polri dan sejumlah perwira tinggi.

Kapolri Sigit menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo yang menekankan pentingnya mencegah terorisme dengan pendekatan “zero crime” atau tanpa adanya ledakan atau aksi terorisme sekecil apapun.

“Terkait dengan penegakan hukum terhadap terorisme, terima kasih kepada rekan-rekan Brimob yang telah berkolaborasi dengan Densus 88. Kami tidak hanya menangani terorisme yang sudah terjadi, tetapi juga berfokus pada upaya pencegahan,” kata Sigit.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu strategi yang diterapkan Polri dalam penanganan terorisme adalah dengan melakukan “preventive strike” atau serangan preventif. Hal ini dilakukan dengan mengamankan potensi ancaman sebelum terorisme benar-benar terjadi, didahului dengan bukti-bukti yang cukup.

“Preventive strike ini menjadi penting. Kami melakukan upaya untuk mengamankan peristiwa dengan dasar bukti yang cukup, agar tidak ada serangan yang terjadi,” lanjutnya.

Kapolri mengapresiasi kolaborasi antara Korps Brimob dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dalam penanganan kasus terorisme di Indonesia. Menurutnya, kerja sama yang baik antara kedua unit ini telah menghasilkan sejumlah keberhasilan dalam menangkap jaringan terorisme yang mengancam stabilitas dan keamanan negara.

“Brimob dan Densus 88 telah bekerja keras untuk melindungi masyarakat dari ancaman terorisme. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari peran mereka yang terus aktif memantau dan mengamankan potensi ancaman,” kata Kapolri.

Sigit juga menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya maksimal dalam menjaga keamanan nasional dengan menindak tegas seluruh bentuk terorisme, tanpa pandang bulu. Dia menambahkan bahwa upaya pemantauan terhadap kelompok teroris dan jaringan teroris akan terus ditingkatkan, agar tidak ada ruang bagi terorisme untuk berkembang di Indonesia.

“Keamanan negara adalah prioritas utama kami. Polri akan terus bekerja keras untuk memastikan Indonesia tetap aman dan bebas dari ancaman terorisme,” tutup Kapolri.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Ramai Dipertanyakan, Wali Kota Medan Akhirnya Ungkap Alasan ke Luar Negeri

Berita

Mengingat Kembali Strategi BJ Habibie dalam Menstabilkan Rupiah di Krisis 1998: Dari Rp 17.000 ke Rp 6.500

Berita

Wagub Sumut Sebut HUT ke-154 Jadi Momentum Kota Binjai Naik Kelas Jadi Kota Kompetitif dan Maju

Berita

Polda Aceh Tegaskan Isu Bupati Aceh Timur Jadi Tersangka Korupsi Beasiswa 2017 adalah Hoaks

Berita

Kejati Sumut Selidiki Dugaan Kebocoran Dana Rp7 Miliar di PDAM Tirta Lihou, Lebih dari 4 Saksi Diperiksa

Berita

Kode Redeem FF Hari Ini 17 Mei 2026, Klaim Diamond Gratis dan Skin Langka Sekarang!