JAKARTA -Nama Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, pendakwah sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ia menjadi viral setelah sebuah video yang menunjukkan dirinya melontarkan candaan yang dianggap menghina seorang penjual es teh tersebar luas. Peristiwa ini menuai beragam respons, mulai dari kritik hingga kejutan positif bagi korban.
Berikut lima fakta yang dirangkum terkait peristiwa ini:
1. Presiden Prabowo Angkat Bicara
Presiden Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, melalui akun Instagram resmi partainya, @gerindra, turut menyoroti kejadian tersebut. Ia meminta Gus Miftah untuk meminta maaf kepada penjual es teh yang menjadi korban candaan tersebut.
“Dengan segala kerendahan hati, mimim minta Gus @gusmiftah untuk minta maaf ke bapak Penjual Es. Apa yang Gus lakukan tidak sesuai dengan apa yang Pak @Prabowo inginkan dan ajarkan. Terima kasih,” tulis akun itu, Rabu (4/12/2024).
Selain itu, akun tersebut membagikan video pernyataan Prabowo yang menegaskan penghormatan terhadap para pekerja kecil, termasuk pedagang kaki lima.
“Saya ingatkan. Saya sangat hormat sama pedagang kaki lima, sama ojol, tukang bakso. Dia dorong itu, keringat, fisik mencari makan untuk anak dan istrinya. Mereka mulia, jujur, dan halal,” tegas Prabowo dalam video tersebut.
2. Teguran dari Seskab Mayor Teddy
Gus Miftah mengakui bahwa dirinya juga mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet (Seskab), Mayor Teddy Indra Wijaya. Teguran tersebut mengingatkan Gus Miftah untuk lebih berhati-hati dalam berbicara di depan publik.
“Ini merupakan introspeksi bagi saya untuk berhati-hati berbicara di depan publik dan masyarakat. Saya juga sudah ditegur oleh Seskab,” ungkapnya.
3. Gus Miftah Lakukan Introspeksi Diri
Gus Miftah menyatakan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi dirinya. Ia berjanji untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan candaan atau pernyataan di depan umum.
“Ini merupakan introspeksi bagi saya untuk lebih berhati-hati berbicara di depan publik dan masyarakat,” katanya.
4. Penjual Es Teh Diberangkatkan Umrah
Di balik kejadian ini, nasib baik menghampiri Sonhaji, pedagang es teh yang menjadi korban candaan Gus Miftah. Ia mendapatkan hadiah berupa perjalanan Umrah gratis. Hal ini menuai simpati dan dukungan dari masyarakat yang mengapresiasi langkah positif untuk korban.
5. Gus Miftah Bertemu dan Minta Maaf Secara Langsung
Gus Miftah juga telah bertemu langsung dengan Sonhaji di rumahnya di kawasan Grabag, Magelang, Jawa Tengah. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @magelang_raya, terlihat Gus Miftah menyampaikan permintaan maaf dengan penuh kerendahan hati.
“Saya Miftah Maulana Habiburrahman menanggapi yang viral hari ini. Dengan kerendahan hati, saya meminta maaf atas kekhilafan saya,” ujar Gus Miftah dalam video tersebut.
Ia mengaku bahwa candaan tersebut tidak dimaksudkan untuk merendahkan, tetapi tetap meminta maaf kepada Sonhaji dan masyarakat yang merasa terganggu oleh pernyataan itu.
“Saya sering bercanda dengan siapapun, maka untuk itu atas candaan kepada yang bersangkutan, saya meminta maaf secara langsung dan mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya,” tuturnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para tokoh publik untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan, terutama di depan umum. Meski menuai kritik tajam, langkah Gus Miftah untuk meminta maaf secara langsung mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
(N/014)