JAWA BARAT -Jembatan Cisantri yang menjadi penghubung utama menuju Objek Wisata Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ambruk diterjang derasnya luapan sungai pada Rabu (4/12/2024). Peristiwa ini menyebabkan putusnya jalur vital yang menghubungkan Palabuhanratu dengan Ciemas, yang merupakan akses utama menuju salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Sukabumi.
Jembatan mengalami kerusakan parah pada sambungannya, menciptakan rongga besar yang membuatnya tidak bisa dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki. Akibatnya, ruas jalan provinsi yang menghubungkan kedua wilayah tersebut terputus total, mengganggu akses masyarakat dan wisatawan menuju kawasan Geopark Ciletuh.
Menurut Didi (42), salah seorang warga sekitar, jembatan Cisantri adalah satu-satunya akses utama yang menghubungkan wilayah Palabuhanratu ke Ciemas. “Jembatan ini adalah satu-satunya akses utama yang menghubungkan wilayah Palabuhanratu ke Ciemas,” ungkap Didi.
Jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai jalur utama distribusi logistik, tetapi juga sebagai sarana penting untuk arus wisatawan yang mengunjungi kawasan Geopark Ciletuh. Dengan putusnya jembatan, aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut diperkirakan akan terganggu. “Sekarang tidak bisa dilewati sama sekali, bahkan jalan kaki pun sudah tidak memungkinkan,” jelas Didi.
Akibat terputusnya jembatan Cisantri, warga yang hendak menuju Ciemas terpaksa menggunakan jalur alternatif yang memutar ke arah Kiara Dua dan Waluran, meskipun perjalanan tersebut memakan waktu lebih lama.
Peristiwa ini menambah tantangan bagi masyarakat setempat yang sangat bergantung pada jalur utama tersebut, baik untuk kebutuhan logistik maupun akses menuju destinasi wisata yang telah terkenal, Geopark Ciletuh. Pemerintah setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait upaya perbaikan atau solusi jangka pendek untuk mengatasi permasalahan ini.
(N/014)