Polda Metro Jaya Ungkap 6 Kasus Menonjol Sepanjang Tahun 2024

BITVonline.com - Selasa, 31 Desember 2024 09:58 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12677399db7de78.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

JAKARTA -Polda Metro Jaya mengungkap enam kasus menonjol yang ditangani sepanjang tahun 2024, yang termasuk dalam total 58.055 kejahatan yang tercatat. Angka ini menunjukkan adanya kenaikan kasus dibandingkan tahun 2023, yang tercatat sebanyak 57.157 kejahatan. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menyampaikan, keenam kasus tersebut mencakup berbagai jenis kejahatan yang mempengaruhi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta.

Beberapa kasus menonjol yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya antara lain:

Kasus Fidusia atau Penggelapan Kendaraan – Dalam kasus ini, kendaraan roda empat dan dua yang digelapkan ditemukan berada di Timor Leste.Kasus Pembunuhan Selebgram Tamara Tyasmara – Kasus ini menyita perhatian publik setelah ditemukannya anak selebgram tersebut dalam kondisi yang mengenaskan.Pemalsuan Surat Mabes TNI – Kasus ini melibatkan pemalsuan surat dinas Mabes TNI untuk menghindari aturan ganjil-genap di Tol Jakarta-Cikampek.Pemalsuan Mata Uang – Polisi mengungkap kasus pemalsuan uang senilai Rp 22 miliar.Judi Online Oknum Pegawai Komdigi – Pengungkapan kasus judi online yang melibatkan oknum pegawai Komisi Penyiaran Indonesia.Penemuan Mayat Tanpa Kepala – Kasus mengerikan lainnya adalah penemuan mayat tanpa kepala di kawasan Jakarta.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga menangani kasus-kasus menonjol yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), termasuk kasus pornografi anak dan pelanggaran ekonomi.

Direktorat Reserse Narkoba juga berhasil mengungkap laboratorium narkotika terselubung di Sentul, Bogor, yang berhubungan dengan jaringan internasional dari China dan Afghanistan. Dalam pengungkapan ini, polisi menyita 389 kg sabu yang diperkirakan berasal dari jaringan internasional yang melibatkan beberapa provinsi.

Meski demikian, meskipun jumlah kejahatan yang terjadi di Jakarta meningkat dua persen dari tahun 2023, penyelesaian kasus atau crime clearance pada 2024 tercatat sebanyak 40.750 perkara, meskipun mengalami penurunan tiga persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 41.950 perkara.

Polda Metro Jaya terus berupaya meningkatkan kinerja dan kepuasan masyarakat dalam menangani kasus-kasus yang ada di Jakarta, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai pihak untuk menanggulangi masalah kejahatan yang semakin kompleks.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

RUU Perampasan Aset: Komisi III DPR Mulai Penyusunan Naskah Akademik

Berita

Sopir Angkutan Konvensional Bali Dapat Perlindungan, Koster Fasilitasi Kuota dan BPJS

Berita

“Aku Tersesat di Negeriku” – Fandi ABK Medan Bacakan Pledoi di Pengadilan Batam

Berita

Menperin Pastikan Indonesia Bisa Produksi Mobil Pickup Sendiri, Tak Perlu Impor

Berita

RUU Pemilu: Komisi II DPR Akan Libatkan Partai Non-Parlemen dan Stakeholders

Berita

Warkop Madina Gelar Syukuran dan Buka Bersama Masyarakat Mandailing Natal