JAKARTA – Momentum penentuan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih dalam Pemilu 2024 menjadi sorotan utama, di mana Kepolisian melakukan langkah strategis dengan mengerahkan 4.266 personel gabungan untuk memastikan kelancaran proses tersebut. Dalam rapat pleno yang akan digelar di KPU RI, Jl. Imam Bonjol Menteng Jakarta Pusat, kehadiran personel gabungan ini diharapkan mampu menjaga ketertiban serta memberikan perlindungan terhadap setiap jalannya acara.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan bahwa personel gabungan dari TNI-Polri telah disiapkan secara matang dan akan ditempatkan di berbagai titik strategis sepanjang lintasan massa yang akan menyampaikan pendapatnya di sekitar kantor KPU RI. Dengan dukungan dari instansi lain seperti Polisi Pamong Praja (Pol. PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub), upaya pengamanan ini diharapkan mampu mengantisipasi dan menangani potensi unjuk rasa yang mungkin terjadi.
“Situasi lalu lintas akan diatur secara situasional sesuai dengan perkembangan di lapangan. Kami akan melakukan penutupan jika terjadi eskalasi tertentu di sekitar Jl. Imam Bonjol depan kantor KPU RI. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mencari jalur alternatif agar proses pengamanan berjalan lancar,” ungkap Kombes Pol Susatyo.
Selain menegaskan upaya pengamanan, Kombes Pol Susatyo juga menitipkan pesan kepada peserta aksi unjuk rasa agar menjunjung tinggi hak-hak masyarakat lainnya dan menghindari konflik serta kerusuhan. “Kami mengingatkan kepada semua pihak yang akan menyampaikan pendapatnya di muka umum untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan dalam undang-undang. Mari kita jaga ketertiban dan kedamaian bersama,” tambahnya.
Dalam menghadapi situasi yang mungkin berkembang, Kombes Pol Susatyo menekankan pentingnya tindakan persuasif dan mengutamakan negosiasi serta pelayanan yang humanis. “Tidak ada anggota yang diperbolehkan membawa senjata api atau senjata tajam. Saya mengarahkan seluruh personel untuk bertindak sesuai prosedur dan menjalankan tugas dengan profesionalisme,” tegasnya.
Di samping itu, Humas Polres Metro Jakarta Pusat juga mengajak masyarakat untuk berdoa demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia, serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan. “Mari kita satukan doa untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan bermartabat,” tutup Kapolres.
Dengan upaya yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan kesadaran bersama masyarakat, diharapkan proses penentuan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib.
(N/014)