LANGKAT -Dalam beberapa bulan terakhir, Ketua Yayasan Grand Fansuri sekaligus Pimpinan Umum Media Bitv, AKBP Dr. JHS Tanjung, SH, MH, tak henti-hentinya berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan. Semangat berbagi ini terus ia jalankan setiap pekan, khususnya pada momen Jumat Barokah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan nyata kepada masyarakat serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat.Kali ini, JHS Tanjung mengunjungi Pesantren Ibadurrahman yang terletak di Kota Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Dalam kunjungannya, ia membawa serta 100 kotak nasi untuk makan siang para santri. Pemberian ini disambut hangat oleh pihak pesantren dan para santri yang sangat berterima kasih atas perhatian dan kebaikan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bapak JHS Tanjung. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar salah satu pengurus pesantren.
Tidak hanya memberikan bantuan makanan, JHS Tanjung juga menyempatkan diri untuk berbicara dengan para santri. Ia memberikan wejangan tentang pentingnya berbuat kebaikan. “Berbuat kebaikan tidak akan merugikan kita. Apalagi jika yang menerima kebaikan tersebut sangat membutuhkan,” ujarnya dengan penuh semangat. Ia juga menambahkan bahwa semangat dalam belajar di pesantren akan menghasilkan anak-anak yang berguna bagi nusa dan bangsa dimasa depan.
Selain memberikan bantuan makanan, JHS Tanjung jugab memberi masukkan dengan para pengurus pesantren untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para santri.
Ia menyampaikan peran penting pendidikan yang lebih baik adalah kunci untuk menemukan masa depan.
“Pendidikan adalah kunci untuk membuka masa depan yang lebih baik. Kita harus memastikan bahwa para santri mendapatkan pendidikan yang berkualitas agar mereka bisa menjadi generasi penerus yang tangguh,” ujar JHS Tanjung.
Kegiatan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh JHS Tanjung. Sebelumnya, ia juga telah mengadakan berbagai kegiatan sosial di berbagai daerah, seperti memberikan bantuan kepada korban bencana alam, membagikan sembako kepada warga kurang mampu, dan mengadakan bakti sosial di panti asuhan. Semua ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dan menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik dengan saling membantu dan peduli satu sama lain. Dengan begitu, kita dapat menciptakan dunia yang lebih damai dan sejahtera,” pungkasnya.
(N/014)