MANADO -Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara (Sulut), Conny Rumondor, menggambarkan tekad kuatnya untuk membela dua calon legislatif (Caleg) terpilih dari Partai Gerindra yang terlibat dalam kasus Money Politics. IWL alias Indra, Caleg DPRD Kota Manado, dan CL alias Chris, Caleg DPR RI, menjadi fokus utama dalam pembelaan tersebut.
Dalam wawancara dengan Manado Bacirita, Conny menyatakan bahwa kedua caleg tersebut, selain merupakan kader partai, juga dianggap sebagai pahlawan bagi Gerindra Sulut atas jasa mereka dalam membesarkan partai pada Pemilu 2024 lalu. “Kita akan bela mereka sekuat kemampuan kita karena mereka adalah kader kita. Mereka adalah pahlawan Gerindra Sulut,” tegasnya.
Meskipun kasus ini telah masuk dalam ranah hukum, Conny menegaskan kewajibannya sebagai pimpinan partai untuk membela kader-kadernya. Namun, dia juga menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang berlaku. “Kita menunggu putusan. Dari situ kemudian kita akan memberikan pendampingan,” ungkapnya.
Terlepas dari tekadnya untuk membela kedua caleg tersebut, Conny membantah terlibat dalam pelaporan kasus ini. Dia menegaskan bahwa sejak awal kasus ini muncul, dia belum mengetahui siapa pelapor kasus tersebut. “Dari awal saya tidak tahu (kasus) ini, dan tidak tahu siapa yang melaporkan. Kalau bilang saya ada kepentingan, saya di posisi caleg itu rangking 3, jadi lucu kalau kemudian ada yang bilang saya yang melapor,” tegasnya.
Peran Conny dalam menjaga integritas partai sambil memberikan pembelaan terhadap caleg terpilih menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi oleh kepemimpinan partai politik di tengah kasus-kasus hukum yang melibatkan anggotanya. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip keadilan dan kebenaran, Gerindra Sulut harus menghadapi ujian moral dan politik yang signifikan dalam menanggapi kasus ini.
(N/014)