MAKAAH -Timwas Haji DPR RI menggelar rapat pengawasan penyelenggaraan haji jemaah RI bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily (Kang Ace) mempertanyakan soal hilangnya bendera RI di Terminal Shaeeb Amer, Makkah.
Ace dan Timwas melakukan pemantauan di Makkah, termasuk mengecek ketersediaan bus Solawat bagi jemaah RI di Terminal Shaeeb Amer. Namun, Ace menyampaikan bahwa jelang akhir kloter, bendera Indonesia tampak hilang.
Menurut keterangan petugas layanan transportasi Kemenag, bendera RI dicopot oleh otoritas Arab Saudi. Namun, Ace mempertanyakan mengapa bendera Iran dan Turki masih ada di armada bus.
“Bendera RI sangat penting karena menyangkut identitas negara dan membantu jemaah memudahkan penggunaan bus Solawat,” ujar Ace.
Ace menekankan pentingnya memastikan identitas bagi calon haji Indonesia dan mempertanyakan alasan pencopotan bendera tersebut.
Rapat tersebut juga dihadiri oleh pimpinan DPR dan jajaran Menag serta Dubes RI untuk Arab Saudi. Hingga saat ini, Timwas masih berlangsung untuk mengevaluasi penyelenggaraan haji.
Berita ini menyoroti pentingnya identitas negara dalam penyelenggaraan haji serta pertanyaan atas pencopotan bendera Indonesia di Terminal Shaeeb Amer, Makkah.
(N/014)