BALI -Sebuah malapetaka mengguncang Denpasar, Bali, dengan kebakaran hebat yang melanda dua gudang di Jalan Cargo Taman I, Ubung Kaja. Minggu yang seharusnya damai berubah menjadi hari yang tragis ketika api merajalela, merenggut nyawa sebelas pekerja gudang LPG yang tengah bekerja di sana.
Awalnya, dua bangunan tersebut, yang satu berfungsi sebagai gudang LPG dan yang lainnya sebagai gudang paralon, dilalap si jago merah pada Minggu (9/6/2024). Namun, apa yang seharusnya menjadi peristiwa kebakaran biasa berubah menjadi bencana besar ketika luka bakar serius menimpa sebagian besar dari mereka yang berada di lokasi tersebut.
Dilaporkan oleh detikBali, sebagian besar korban tewas sebelumnya mengalami luka bakar yang parah dan sebagian besar dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar. Namun, nasib tragis tak dapat dihindari, dan kini tujuh korban lainnya masih berjuang di rumah sakit dengan kondisi kritis.
Direktur Medik, Perawatan, dan Penunjang RSUP Prof Ngoerah, Affan Priyambodo, menjelaskan bahwa pasien-pasien tersebut telah dirawat di unit khusus untuk luka bakar dengan rencana tindakan lanjutan untuk memperbaiki kondisi umum dan perawatan luka mereka.
Berikut adalah daftar lengkap korban tewas, yang masing-masing mengalami luka bakar dalam proporsi yang menghancurkan:
Purwanto – 74% luka bakarEdy Herwanto – 85% luka bakarYudis Aldyanto – 85% luka bakarPetrus Jewarut alias Ernus – 80% luka bakarRobiaprianus Amput – 87% luka bakarYoga Wahyu Pratama – 81% luka bakarKatiran – 57% luka bakarEko – 80% luka bakarDanu – 79% luka bakarYolla Aldy Zoellyanto – 45,5% luka bakarM Umar Efendi – 71% luka bakar
Kami turut berduka cita atas kehilangan yang mendalam ini dan berharap agar para korban yang masih berjuang mendapatkan perawatan yang terbaik dan pemulihan yang cepat. Kejadian ini menjadi pengingat yang menyedihkan akan pentingnya keselamatan di tempat kerja dan perlunya langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan. Semoga para korban dapat beristirahat dengan damai, dan keluarga mereka diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
(N/014)