Geng Motor Cimahi Serang Warga Secara Acak: 3 Orang Buron Setelah Bersembunyi

BITVonline.com - Senin, 17 Juni 2024 07:30 WIB

CIMAHI -Enam anggota geng motor yang menyerang pemuda dan melakukan penganiayaan di Jalan Kebon Kopi, RT 1/9, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, akhirnya ditangkap polisi, Sabtu (15/6/2024).Seperti diketahui, aksi brutal gerombolan geng motor pada Jumat (7/6/2024) dini hari tersebut terekam CCTV. Dalam rekaman CCTV yang beredar awalnya ada sejumlah pemuda sedang berbincang di dekat Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan.Setelah itu datang gerombolan geng motor sebanyak 9 orang yang berboncengan menggunakan 4 sepeda motor, kemudian mereka berhenti dan melakukan pemukulan menggunakan balok kayu dan melempari batu beberapa kali kepada pemuda itu, lalu pelaku langsung melarikan diri.“Dapat kami sampaikan, bahwa anggota Sat Reskrim Polres Cimahi dibantu Sat Intelkam menangkap diduga pelaku yang melakukan kekerasan di depan umum secara bersama-sama pada 7 Juni 2024 jam 02.00 WIB di daerah Kebon Kopi,” ujar Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono saat ditemui di Mapolres Cimahi, Minggu (16/6/2024) sore.Setelah kejadian itu, kata Aldi, anggota Sat Reskrim Polres Cimahi terus melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku yang melakukan aksi kekerasan tersebut, hingga akhirnya berhasil diamankan 6 orang pelaku dan saat ini tengah dilakukan pemeriksaan.“Kejadiannya ada empat motor berjumlah 9 orang yang tiba-tiba secara random menyerang korban. Saat itu korbannya sedang membeli makanan di gerobak, kemudian diserang oleh kelompok ini,” katanya.Aldi mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap 3 orang yang masih buron. Sementara dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku yang sudah ditangkap mereka mengaku dari geng motor Slaughter.“Geng motor ini isinya ada orang Cimahi, Bandung, dan Padalarang. Setelah melakukan (penyerangan) mereka ini berpindah-pindah tempat atau bersembunyi tapi akhirnya ditangkap dan kami sudah menyita beberapa barang bukti seperti motor, cerulit, dan pakaian yang digunakan oleh pelaku,” ucap Aldi.Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan alat bukti dan barang bukti untuk membangun konstruksi hukum yang jelas bagi pelaku penyerangan tersebut supaya nanti bisa dijadikan pembuktian saat penyidikan.“Pelaku ini masih ada yang pelajar baru tamat SMP, jadi kita akan pilah-pilah pemeriksaannya. Namun, demikian proses hukum bagi yang terbukti bersalah akan tetap kita lakukan,” katanya.(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Berita Terkait

Berita

Sebagian Besar Wilayah Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Daerah Dataran Tinggi Cerah

Berita

Sebagian Wilayah Sumut Berpotensi Diguyur Petir, Medan hingga Labuhanbatu Diminta Waspada

Berita

Jakarta Didominasi Cuaca Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Wilayah Barat dan Selatan

Berita

Jawa Barat Didominasi Cuaca Berawan, Sejumlah Wilayah Diprakirakan Cerah dan Hujan Ringan

Berita

DIY Didominasi Hujan Ringan dan Udara Kabur, Warga Diminta Waspada Perubahan Cuaca

Berita

Bali Didominasi Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Kelembapan Tinggi