MUARO JAMBI -Hari raya Idul Adha tahun ini dirayakan dengan semangat yang membara di Kabupaten Muaro Jambi. Masyarakat telah bersiap sejak pagi hari, membanjiri halaman Masjid Istiqomah di Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan. Penjabat Bupati Muaro Jambi, Raden Najmi, turut menghadiri acara tersebut bersama Forkopimda setempat.
Pukul enam pagi, suasana mulai terasa meriah dengan kedatangan masyarakat yang tak sabar untuk melaksanakan Salat Idul Adha. Raden Najmi dengan rendah hati menempati saf terdepan, bersama jajaran Forkopimda, sementara Raden Usman bertugas sebagai imam dalam Salat yang dipimpinnya dengan penuh khidmat. Khutbah yang disampaikan mengangkat tema semangat berkurban, sebuah momen yang membangkitkan kebersamaan di antara umat Muslim Muaro Jambi.
Tak hanya sebagai pemimpin, PJ Ketua TP PKK Muaro Jambi, Habibah Najmi, juga turut serta dalam ibadah bersama di Masjid Istiqomah. Setelah salat selesai, suasana penuh kehangatan terasa saat Raden Najmi dan Forkopimda bertatap muka langsung dengan para organisasi perangkat daerah serta masyarakat setempat. Salam-salaman dan tukar canda ringan menjadi bagian dari momen penuh kebersamaan ini.
Dalam sambutannya, Raden Najmi menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat Muaro Jambi. “Semoga semangat hari kemenangan ini dapat memperkuat persatuan dan kesatuan kita dalam membangun negeri Sailun Salimbai,” ucapnya dengan penuh harap.
Tak hanya itu, dalam semangat berkurban tahun ini, Pemkab Muaro Jambi mengkurbankan 17 ekor sapi yang tersebar di 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Simbolisasi pengorbanan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan setiap masyarakat dapat merasakan kebahagiaan Idul Adha dengan mendapatkan bagian dari hasil kurban tersebut.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur, memperkuat tali silaturahmi di antara semua pihak yang hadir. Semangat dan antusiasme yang terpancar dari masyarakat Muaro Jambi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memelihara nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan yang kental di Indonesia.
(n/014)