Durian Indonesia Ekspor Capai Rp 41 Triliun: Luhut Binsar Pandjaitan Menyoroti Potensi Besar Non-Tambang

BITVonline.com - Kamis, 20 Juni 2024 07:46 WIB

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyoroti potensi besar sumber daya alam non-tambang yang dapat menjadi pilar ekspor utama bagi Indonesia. Salah satunya adalah buah durian, yang beliau sebut memiliki potensi ekspor yang signifikan.

Menko Luhut menegaskan bahwa sumber daya alam seperti durian bukan hanya sekadar potensi, tetapi telah membuktikan kontribusinya dengan nilai ekspor mencapai US$ 2,4 miliar atau sekitar Rp 41 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa durian memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian nasional.

“Satu proyek yang kita ga pernah lihat adalah durian,” ujar Menko Luhut, menyoroti kurangnya perhatian terhadap potensi ekonomi dari sektor pertanian, khususnya buah-buahan. Ia juga menekankan bahwa Indonesia tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan, seperti ekspor nikel yang diperkirakan mencapai US$ 38 miliar dan bahkan US$ 70 miliar pada tahun 2030.

Lebih lanjut, Menko Luhut menggambarkan bahwa Indonesia kaya akan sumber daya alam lainnya yang bisa mendukung perekonomian, seperti rumput laut (seaweed), lobster, dan komoditas lainnya. Dalam konteks ini, potensi pertanian dan perikanan di Indonesia menjadi fokus penting yang belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan optimal.

Pernyataan Menko Luhut ini menyoroti pentingnya diversifikasi ekonomi, di mana sektor pertanian dan perikanan memiliki peran yang krusial sebagai alternatif dari ketergantungan terhadap sektor tambang. Keberagaman sumber daya alam yang dimiliki Indonesia memungkinkan negara untuk memperluas pasar ekspor dan meningkatkan pendapatan nasional secara berkelanjutan.

Reaksi terhadap pernyataan Menko Luhut juga mencerminkan optimisme terhadap potensi ekonomi dari sektor-sektor non-tambang. Para pengamat ekonomi dan pelaku industri menyambut baik penekanan ini sebagai langkah positif dalam mengembangkan potensi ekonomi yang belum sepenuhnya tereksplorasi.

Dengan demikian, upaya pemerintah untuk lebih memperhatikan sektor pertanian, terutama dalam pengembangan komoditas unggulan seperti durian, merupakan langkah strategis untuk membangun fondasi ekonomi yang kokoh dan berkelanjutan di masa depan.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG

Berita

Wabup Asahan Tegas: Pengusaha Kayu Wajib Patuhi Aturan Tonase, Jaga Jalan Daerah

Berita

BKKBN Bahas Skema MBG untuk Warga Baduy Dalam

Berita

Pigai Klarifikasi Wacana Status Aktivis HAM: Bukan Membatasi, tapi Lindungi Pembela HAM

Berita

Target Pemerintah Setop Impor BBM dalam 2–3 Tahun, IESR: Tidak Realistis

Berita

Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Balik ART atas Dugaan Pencemaran Nama Baik