JAKARTA -Kompleks Parlemen Jakarta menjadi saksi peluncuran buku berjudul ‘Pancasila di Rumahku’, sebuah karya kolaboratif dari tim DPP NasDem yang menjadi sorotan dalam acara yang dihadiri Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Dalam pidatonya, Paloh tidak hanya memuji dedikasi para fungsionaris NasDem yang menghasilkan buku ini, namun juga menyoroti urgensi penerapan dan sosialisasi nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat Indonesia.
“Acara ini merupakan langkah berani para tokoh aktivis untuk meluncurkan sebuah karya pemikiran berupa buku ‘Pancasila di Rumahku’, dan ini adalah penghormatan luar biasa bagi kita semua,” ujar Paloh dengan tegas.
Dalam pandangan Paloh, kondisi kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia saat ini sering kali dipenuhi dengan sikap sinisme dan apatis terhadap Pancasila. Dia menekankan bahwa Pancasila tidak sekadar rongsokan ideologi jika hanya diletakkan sebagai konsep kosong, namun harus tercermin dalam setiap tindakan dan perilaku bermasyarakat.
“Pancasila merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem nilai kita. Jika tidak ditanam dalam sanubari kita, maka ia hanya akan menjadi rongsokan tanpa makna,” papar Paloh dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Paloh menegaskan bahwa kejujuran dan objektivitas adalah kunci utama dalam membangun sistem nilai Pancasila yang kuat dan berakar dalam budaya masyarakat. Baginya, Pancasila yang dipilih oleh para pendiri bangsa sebagai dasar negara Indonesia adalah langkah yang tepat dan strategis.
“Dengan Pancasila, segala urusan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita. Proses dan progres kehidupan nasional akan berjalan lancar,” tambah Paloh.
Dalam mengakhiri sambutannya, Paloh mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk memahami dan menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, buku ‘Pancasila di Rumahku’ bukan sekadar sebuah karya tulis, melainkan sebagai pijakan moral dan etika bagi setiap individu dalam membangun bangsa yang lebih baik.
Dengan peluncuran ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terinspirasi dan mengambil bagian aktif dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Sebagai penutup, semangat perjuangan Pancasila diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk menjaga persatuan, keadilan, dan kemajuan bangsa Indonesia ke depan.
(N/014)