TANJUNG MORAWA -Sebuah kejadian pungutan liar (pungli) yang mengejutkan dan mengerikan kembali mengguncang Tanjung Morawa, Deliserdang. Rekaman yang viral di media sosial memperlihatkan seorang sopir truk yang terjebak dalam situasi memalukan dan mengancam nyawa. Insiden ini terjadi di Jalan Dalu X, di mana seorang pemuda setempat secara agresif meminta uang dari sopir truk tersebut.
Dalam rekaman yang tersebar luas, terlihat dengan jelas bagaimana sopir truk tersebut diminta membayar uang sebanyak tujuh kali dalam rentang waktu singkat. Pemuda tersebut berdiri dengan sikap mengancam, hanya berjarak 10 hingga 20 meter dari tempat sopir truk berada. Permintaan uang sebesar Rp 10 ribu terus diajukan dengan ancaman bahwa truk akan dilempar atau sopir akan menghadapi konsekuensi serius jika tidak memenuhi permintaan tersebut.
Kejadian ini menimbulkan kecaman luas dari masyarakat setempat serta netizen yang melihat video tersebut. Banyak yang mengecam tindakan pemuda tersebut sebagai bentuk eksploitasi dan intimidasi yang tidak dapat diterima di masyarakat yang beradab.
Pemerintah daerah setempat, termasuk kepolisian, telah menanggapi cepat terhadap insiden ini. Mereka telah mengirimkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut dan mengidentifikasi pelaku pungli tersebut. Upaya penegakan hukum sedang dilakukan untuk menjamin keadilan bagi sopir truk dan memastikan bahwa tindakan semacam ini tidak akan terulang di masa depan.
Kondisi seperti ini bukan hanya merugikan secara finansial bagi korban, tetapi juga mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan kepolisian, diharapkan untuk mengambil langkah-langkah tegas guna memberantas praktik pungli yang meresahkan ini.
Sebagai masyarakat, penting bagi kita semua untuk berdiri bersama dalam menolak segala bentuk pungli dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keadilan dan keamanan bagi semua warga negara. Dengan demikian, kita dapat membangun lingkungan yang lebih aman dan terbebas dari praktik-praktik yang merugikan seperti ini.
Dengan perhatian yang serius terhadap kejadian ini, diharapkan pihak berwenang dapat memberikan penjelasan lebih lanjut kepada publik dan memberikan kepastian hukum yang adil bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.
Mari bersama-sama kita tegakkan keadilan dan hentikan praktik pungli di Tanjung Morawa, untuk masyarakat yang lebih baik dan berkeadilan.
(N/014)