Sandiaga Prihatin, Konser Tangerang Ricuh: Promotor Tak Punya Kapabilitas

Redaksi - Selasa, 25 Juni 2024 13:18 WIB

tanggerang -Konser musik yang digelar di Tangerang berakhir dalam kekacauan pada Minggu malam (23/6), meninggalkan jejak kerusakan yang signifikan dan keprihatinan mendalam dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno. Insiden ini mencuat setelah penonton yang kecewa membakar sound system sebagai bentuk protes atas pembatalan penampilan beberapa artis.

Mengutip pernyataan yang diunggah melalui akun Instagramnya, Sandiaga mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap promotor yang dinilainya kurang memiliki kapabilitas untuk mengelola acara tersebut dengan baik. “Saya sangat menyayangkan dan prihatin, karena ini terulang kembali oleh promotor yang tidak punya kapabilitas,” tulis Sandiaga.

Kejadian ini tidak hanya menimbulkan kerugian finansial bagi para penonton yang telah membeli tiket, tetapi juga merusak citra positif Indonesia yang sedang berusaha membangun reputasi baik di mata dunia internasional. Sandiaga berjanji untuk berkoordinasi dengan dinas terkait guna menginvestigasi lebih lanjut insiden ini. “Saya akan berkoordinasi dengan dinas setempat untuk memeriksa, dan jika perlu kita tegas memberikan sanksi, juga menghadirkan suatu fasilitas agar tidak ada yang dirugikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, ketua panitia konser yang diidentifikasi sebagai MDPA (27 tahun) telah dilaporkan ke polisi atas tuduhan penipuan dan penggelapan uang pembayaran artis. Modus operandinya diduga menggunakan dana acara untuk keperluan pribadi, sehingga mengakibatkan beberapa artis yang dijadwalkan tampil harus membatalkan kehadirannya. Hal ini menjadi pemicu utama terjadinya kerusuhan yang merugikan, di mana penonton yang kecewa akhirnya melakukan perusakan terhadap peralatan musik dan membakar sound system.

Kondisi yang amat disayangkan ini menyoroti kelemahan dalam pengelolaan acara besar di Indonesia, di mana integritas dan kompetensi promotor menjadi hal krusial dalam menjamin kelancaran dan keamanan acara publik. Keprihatinan juga disampaikan oleh polisi setempat, AKP Ucu Nuryandi, yang menjelaskan bahwa pihak berwenang masih dalam proses pencarian terhadap MDPA untuk memastikan pertanggungjawabannya.

Sebagai langkah lanjutan, Sandiaga Uno menegaskan pentingnya memberikan sanksi yang tegas kepada para pelaku dan meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggaraan acara di masa mendatang. Ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang memadai juga dianggap sebagai langkah preventif untuk menghindari terulangnya insiden serupa di masa yang akan datang.

Kisruh konser di Tangerang menjadi peringatan bagi semua pihak terkait, bahwa pengelolaan acara publik memerlukan integritas, profesionalitas, dan transparansi yang tinggi untuk memastikan kepuasan penonton dan menjaga citra bangsa di mata dunia.

(n/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Febrie Adriansyah Ungkap Alasan Tinggalkan Jabatan Jampidsus, Siapa yang Memintanya Mundur?

Berita

Butuh Modal Usaha? Simak Tabel Cicilan KUR BNI 2026 Rp100 Juta dan Syarat Pengajuannya

Berita

SBY Kenang 10 Tahun Didemo Saat Jadi Presiden: Kalau Tak Mendengar Rakyat, Bisa Jatuh

Berita

Polisi Gerebek 3 Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Tanjung Morawa, 7 Orang Positif Sabu

Berita

Kasus Keracunan MBG di Sumut Naik Empat Kali Lipat, Ombudsman Desak BGN Evaluasi Pengawasan

Berita

Kisruh STAI Al-Hikmah Medan Memanas, Yaspetia Minta Kopertais Perjelas Legalitas Kampus dan Ijazah