Pantau Kasus Afif Maulana, Kompolnas: Kapolda Sumbar Sudah Menyatakan Keterbukaan

BITVonline.com - Kamis, 27 Juni 2024 09:17 WIB

PADANG -Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turun tangan untuk mengawasi proses penyelidikan atas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum kepolisian terhadap 18 orang serta kematian tragis Afif Maulana di bawah Jembatan Kuranji. Kehadiran Kompolnas, Polda Sumbar, LBH Padang, keluarga korban, saksi kunci, dan ahli forensik menjadi bukti konkret dari upaya pemerintah untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini.

Ketua Harian Kompolnas, Irjen (Purn) Benny Jozua Mamoto, menekankan pentingnya forum keterbukaan ini sebagai langkah awal untuk menyatukan berbagai pihak terkait. “Kami telah melakukan rapat koordinasi dan turun ke lokasi untuk mendengarkan langsung berbagai pihak terkait kasus ini. Ini adalah bentuk nyata transparansi dari aparat kepolisian,” ujar Benny dalam konferensi pers.

Perjalanan Penyelidikan

Kompolnas memastikan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan tidak memihak. Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono, juga telah mengumumkan hasil awal dari pemeriksaan internal yang mengindikasikan adanya pelanggaran oleh sejumlah anggota kepolisian. “Kami menemukan pelanggaran yang dilakukan oknum polisi, dan mereka akan menghadapi konsekuensi sesuai aturan yang berlaku, termasuk proses sidang kode etik,” tambah Benny.

Transparansi dan Kesaksian

Dalam forum yang dihadiri oleh LBH Padang, kesaksian dari saksi-saksi kunci menjadi krusial dalam menentukan arah penyelidikan. Kompolnas menegaskan bahwa semua informasi yang disampaikan haruslah berdasarkan fakta dan bukti yang ada di lapangan, bukan sekadar spekulasi atau opini. “Kami telah melakukan wawancara dengan saksi-saksi utama dan mengunjungi lokasi kejadian pada dini hari untuk memastikan keakuratan informasi yang kami terima,” jelas Benny.

Komitmen untuk Keadilan

LBH Padang sebagai perwakilan hukum korban juga mendapat apresiasi atas keaktifannya dalam mengawal proses hukum ini. Mereka telah memastikan bahwa setiap pertanyaan terkait kasus, termasuk mengenai cedera yang dialami Afif Maulana, telah dijawab secara memuaskan. “Kapolda telah menegaskan keterbukaan dalam menerima masukan, informasi, bukti, dan rekaman terkait kasus ini. Kami percaya bahwa proses ini akan membawa keadilan bagi semua pihak yang terlibat,” ungkap Benny dengan penuh keyakinan.

Harapan ke Depan

Proses penyelidikan akan terus berlanjut dengan tahapan-tahapan yang lebih mendalam, termasuk identifikasi lebih lanjut terhadap pelaku dan saksi-saksi yang terlibat. Kompolnas berkomitmen untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang obyektif dan akurat seiring dengan perkembangan kasus ini. “Kami akan terus mengawasi dan memastikan bahwa penanganan kasus ini berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku dan menghasilkan keadilan yang sesungguhnya,” tutup Benny.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah Bersama Bupati Asahan dan Dirut Bank Sumut

Berita

Silaturahmi Lebaran, Zuriat Kesultanan Langkat Bahas Pelestarian Budaya dengan Hanura

Berita

Langkah Cepat Polres Binjai: Hadyan Haqqul Yaqin Siregar Angkat Jempol untuk Penangkapan Narkoba

Berita

Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal ICMI Aceh 1447 H, Ketua ICMI Tekankan Silaturrahim sebagai Pondasi Organisasi

Berita

Bupati Mandailing Natal Dorong Pelestarian Lubuk Larangan, Tradisi Lokal yang Menjaga Populasi Ikan dan Ekosistem Sungai

Berita

Pengamat: Kompor dan Kendaraan Listrik Perkuat Ketahanan Energi Indonesia