JAMBI -Jembatan Muara Tembesi di Desa Pelayangan, Kabupaten Batanghari, Jambi, yang sebelumnya rusak akibat ditabrak tongkang batu bara, kini tengah dalam proses perbaikan. Perbaikan ini sangat dinantikan oleh masyarakat sekitar yang telah merasakan dampak langsung dari kerusakan jembatan tersebut.
Kerusakan parah pada tiang fender dan tiang utama pada dua pilar jembatan Muara Tembesi terjadi sejak kecelakaan tabrakan dengan tongkang batu bara. Hal ini memaksa masyarakat dari tiga desa sekitar, yaitu Desa Pelayangan, Desa Rantau Kapas Mudo, dan Desa Rantau Kapas Tuo, untuk menghentikan sementara aktivitas kapal batu bara yang melintas di bawah jembatan.
Muhammad Sapri, seorang tokoh masyarakat dari Desa Pelayangan, menyampaikan bahwa proses perbaikan jembatan sudah berlangsung selama satu bulan terakhir. Diperkirakan perbaikan akan selesai dalam waktu tiga bulan.
Untuk memastikan bahwa perbaikan jembatan dan lalu lintas kapal batu bara berjalan lancar setelah perbaikan selesai, masyarakat telah mendirikan pos pemantau yang berlokasi dekat dengan Jembatan Muara Tembesi. Setiap harinya, warga secara bergiliran menjaga pos tersebut mulai dari pukul 7 pagi hingga 5 sore.
Fitri Wulan Suci, salah seorang warga yang bertugas di pos pemantau, menyatakan bahwa jumlah kapal tongkang batu bara yang melintas di bawah jembatan Muara Tembesi bervariasi setiap harinya, mulai dari 5 hingga 20 kapal.
Kristopel, seorang warga dari Desa Pelayangan, menyambut baik upaya perbaikan jembatan oleh Perkumpulan Pengusaha Tambang Batu Bara tersebut. Dia bersama dengan warga lainnya, seperti Mulyadi, mengungkapkan kebahagiaan mereka atas langkah positif ini.
“Masyarakat berharap jembatan yang merupakan akses vital bagi kami di Kabupaten Batanghari, Jambi, tidak lagi mengalami kejadian seperti ini di masa mendatang,” ungkap Mulyadi dengan harapan yang tulus.
Perbaikan jembatan Muara Tembesi tidak hanya memperbaiki infrastruktur yang rusak, tetapi juga mengembalikan harapan masyarakat akan keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari mereka. Semoga langkah ini menjadi contoh dalam menjaga dan memelihara infrastruktur yang penting bagi masyarakat.
(n/014)