PALANGKARAYA -Warga lingkungan padat Flamboyan Bawah, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya, dikejutkan oleh tingkah seorang pemuda bertato yang bertingkah aneh di bawah rumah panggung pada Kamis (11/7/2024). Diduga pemuda tersebut mengalami halusinasi akibat mengkonsumsi buah kecubung.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula ketika warga melihat pemuda tersebut berada di bawah rumah panggung sambil mencari sesuatu yang tidak jelas. Ia terlihat berpegangan pada tiang rumah, terkadang berjalan di genangan air dengan kondisi linglung. Meskipun warga mencoba membujuknya untuk naik ke atas, pemuda tersebut tetap tidak menghiraukan.
Mama Aisya, seorang warga setempat, menjelaskan bahwa awalnya pemuda tersebut ditemukan sedang meminum air comberan dan memakan tanah. “Dia bilang sedang mencari undang, tapi kelakuannya aneh. Warga menduga dia mabuk buah kecubung,” kata Mama Aisya.
Evakuasi oleh Polisi
Melihat kondisi yang mengkhawatirkan, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Personel Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah segera datang ke lokasi untuk mengevakuasi pemuda tersebut. Setelah beberapa saat, mereka berhasil membawanya keluar dari bawah rumah panggung dan membawanya ke Mako Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah.
Tindakan Polisi dan Kondisi Pemuda
Meski pemuda tersebut tidak mengganggu warga, pihak kepolisian tetap membawanya untuk dilakukan pendekatan lebih lanjut dan menyelidiki apa yang telah dikonsumsinya. “Kami akan melakukan pendekatan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apa yang telah dikonsumsinya,” ujar seorang petugas kepolisian.
Baca juga: Pemulihan Korban Mabuk Kecubung Butuh Waktu hingga 2 Minggu
Kasus Mabuk Kecubung di Palangkaraya
Kasus pemuda mabuk kecubung ini menambah daftar panjang insiden serupa di Palangkaraya. Sebelumnya, 44 orang dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) akibat mabuk kecubung, dengan kondisi mereka yang masih berhalusinasi. Kecubung, yang dikenal memiliki efek halusinogen, telah menjadi masalah serius di wilayah ini.
Reaksi Warga dan Tindakan Pencegahan
Insiden ini membuat warga Flamboyan Bawah semakin waspada terhadap bahaya kecubung. Mereka berharap pihak berwenang dapat mengambil tindakan pencegahan yang lebih tegas untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. “Kami khawatir kejadian ini akan terus berulang jika tidak ada tindakan tegas,” kata seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Edukasi dan Kesadaran
Pentingnya edukasi tentang bahaya kecubung menjadi sorotan dalam kasus ini. Warga diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan orang yang menunjukkan gejala mabuk kecubung. Pihak kepolisian dan instansi terkait diharapkan dapat melakukan sosialisasi lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Kesimpulan
Kasus pemuda mabuk kecubung di Palangkaraya ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan tindakan pencegahan terhadap bahaya halusinogen seperti kecubung. Dengan edukasi dan kesadaran yang meningkat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
(N/014)