BALARAJA –Kebakaran hebat menghanguskan asrama Polsek Balaraja, Polresta Tangerang di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Sabtu dini hari kemarin. Kejadian ini menimbulkan kepanikan dan memerlukan respons cepat dari pihak berwenang untuk evakuasi dan memadamkan api yang mengamuk.
Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, Kapolresta Tangerang, dalam konferensi persnya mengungkapkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. “Kami menduga kebakaran ini terjadi karena arus pendek atau konsleting listrik,” ujarnya serius saat dihubungi Minggu pagi ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang segera merespons setelah menerima laporan, mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Bang Ben, anggota BPBD Kabupaten Tangerang, menjelaskan, “Empat unit damkar dikerahkan untuk evakuasi dan memadamkan api yang telah menghanguskan seluruh bangunan asrama Polsek Balaraja.”
Laporan kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 04.57 WIB, dengan tim BPBD tiba di lokasi hanya dalam waktu kurang dari 15 menit setelahnya. “Tim langsung melakukan pendinginan dan berhasil memadamkan api dalam waktu singkat,” tambah Bang Ben.
Sementara kronologi pasti terbakarnya asrama Polsek Balaraja masih dalam penyelidikan lebih lanjut, kejadian ini menyoroti pentingnya keandalan instalasi listrik dalam bangunan publik. Asrama yang hangus membuat para petugas keamanan setempat terpaksa mengungsi sementara, sambil menunggu evaluasi lebih lanjut terkait dengan kejadian tragis ini.
Pihak berwenang masih mengimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik yang kurang terawat. Sebagai upaya pencegahan lebih lanjut, audit keamanan listrik di fasilitas-fasilitas publik khususnya yang berhubungan dengan penegakan hukum diharapkan dapat dilakukan secara rutin.
Dengan penanganan yang cepat dan responsif dari tim pemadam kebakaran dan instansi terkait, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir atau dicegah di masa mendatang.
(N/014)