KALIMANTAN SELATAN -Polsek Banjarbaru Utara mengambil tindakan tegas dengan memusnahkan 19 batang tanaman Kecubung yang ditemukan tumbuh liar di dua lokasi berbeda. Langkah ini diambil setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan tanaman berpotensi membahayakan ini di Kelurahan Loktabat Utara dan Guntung Paikat.
Kapolsek Banjarbaru Utara, Kompol Yopie Andri Haryono, menjelaskan bahwa pemusnahan dilakukan pada Senin (15/7) kemarin, di mana satu batang tanaman Kecubung lengkap dengan bunga dan buah dicabut dari Kelurahan Loktabat Utara, sementara 18 batang lainnya dari Kelurahan Guntung Paikat yang hanya berupa pohon dan daun.
“Tindakan ini kami lakukan untuk mencegah penyalahgunaan tanaman Kecubung yang bisa mengakibatkan efek samping berbahaya, seperti mabuk atau halusinasi,” ujar Yopie kepada wartawan.
Kecubung, tanaman yang dikenal memiliki sifat beracun, tidak hanya tumbuh di fasilitas umum namun juga di pekarangan warga. Muhammad Ariffin, Lurah Guntung Paikat, menuturkan bahwa tanaman tersebut telah tumbuh cukup lama di depan salah satu rumah warga dan bahkan digunakan oleh sebagian masyarakat sebagai obat tradisional.
“Saya sangat mendukung langkah kepolisian dalam melakukan pencabutan dan pemusnahan tanaman Kecubung ini untuk melindungi warga dari bahaya potensial yang dapat ditimbulkannya,” ucap Ariffin.
Meskipun belum ada laporan konkret mengenai penggunaan Tanaman Kecubung yang mengakibatkan efek samping serius, edukasi terus dilakukan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan melaporkan keberadaan tanaman ini kepada pihak berwajib.
Kecubung, yang memiliki kandungan kimia beracun seperti alkaloid, merupakan peringatan bagi masyarakat akan bahaya potensialnya. Pemusnahan ini juga sebagai langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan yang dapat mengancam jiwa.
Dalam konteks ini, Polsek Banjarbaru Utara mengimbau agar masyarakat proaktif melaporkan keberadaan tanaman Kecubung di sekitar mereka demi keamanan bersama. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen dalam menjaga lingkungan dari ancaman berbahaya yang tidak terlihat secara langsung.
Dengan demikian, langkah proaktif dan pencegahan yang diambil oleh pihak berwenang diharapkan dapat mengurangi potensi risiko terhadap kesehatan masyarakat akibat tanaman beracun seperti Kecubung.
(N/014)