Biden Mundur dari Pencapresan di Tengah Perawatan COVID-19

BITVonline.com - Senin, 22 Juli 2024 03:21 WIB

AMERIKA SERIKAT -Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari pencapresan pada Minggu (21/7). Keputusan mengejutkan ini diambil di tengah perjuangan Biden melawan COVID-19, yang telah membuatnya menghabiskan waktu perawatan di rumahnya di Pantai Rehoboth.

Biden didiagnosis menderita COVID-19 pada Rabu pekan lalu, dan sejak itu, ia mengalami gejala yang cukup parah, termasuk batuk yang terus-menerus. Salah satu sumber dekat Biden, yang dikutip oleh Reuters, mengungkapkan bahwa presiden masih dalam perawatan intensif. “Dia masih dirawat karena batuk-batuk,” ujar sumber tersebut.

Tekanan dari Partai Demokrat

Keputusan Biden untuk mundur dari pencapresan tidak datang tanpa pertimbangan matang. Sumber yang dekat dengan Biden menjelaskan bahwa selama akhir pekan, Biden menerima tekanan yang signifikan dari Partai Demokrat yang mendesaknya untuk mundur. “Dia membaca suratnya kepada kami dan menginginkan kami mengerti apa yang dia pikirkan. Dia berkata sedang bergulat dengan itu selama 48 jam terakhir,” papar sumber tersebut.

Tekanan ini, dikombinasikan dengan kondisi kesehatannya yang memburuk, membuat Biden merasa bahwa mengundurkan diri adalah langkah terbaik untuk dirinya dan partainya. Dalam pernyataan resmi, Biden menyatakan bahwa ia ingin memastikan Partai Demokrat memiliki kandidat yang kuat dan sehat untuk maju dalam pemilu mendatang.

Dukungan untuk Kamala Harris

Setelah mengumumkan pengunduran dirinya, Biden langsung menyatakan dukungannya kepada Wakil Presiden Kamala Harris untuk maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat pada pemilu November mendatang. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Harris dalam pencalonan dan membawa stabilitas bagi partai yang sedang menghadapi masa transisi yang sulit.

Biden, dalam pernyataannya, menyatakan keyakinannya bahwa Harris adalah sosok yang tepat untuk memimpin Amerika Serikat ke depan. “Saya percaya pada kemampuan dan kepemimpinan Kamala Harris. Dia telah menunjukkan dedikasinya untuk negara ini dan saya yakin dia akan menjadi presiden yang hebat,” ujar Biden.

Konvensi Partai Demokrat

Dengan mundurnya Biden, Partai Demokrat akan segera mengumumkan calon presiden pengganti secara resmi pada konvensi yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Konvensi ini akan menjadi momen penting bagi Partai Demokrat untuk menyusun strategi dan memperkenalkan kandidat baru mereka kepada publik.

Pengunduran diri Biden dan dukungan terbuka untuk Harris diperkirakan akan memberikan dorongan signifikan bagi Harris dalam konvensi tersebut. Namun, tantangan tetap ada bagi Harris dan Partai Demokrat untuk memastikan persatuan dan dukungan penuh dari seluruh anggota partai.

Dampak Politik

Keputusan Biden untuk mundur dari pencapresan memiliki dampak besar pada peta politik Amerika Serikat. Biden, yang telah menjadi tokoh sentral dalam pemerintahan dan partai, memberikan tongkat estafet kepada Harris yang akan berjuang untuk mempertahankan kendali Partai Demokrat di Gedung Putih.

Para pengamat politik menyatakan bahwa langkah Biden dapat memberikan keuntungan strategis bagi Partai Demokrat. Dengan memilih Harris, partai dapat menarik pemilih muda dan minoritas yang mungkin merasa lebih terwakili oleh Harris. Namun, Harris juga harus siap menghadapi tantangan besar dari Partai Republik yang sudah mulai mengonsolidasikan kekuatan untuk pemilu mendatang.

Reaksi Publik dan Internasional

Reaksi terhadap pengunduran diri Biden beragam. Banyak pendukung Demokrat yang merasa sedih melihat Biden mundur, mengingat kontribusinya yang besar selama ini. Namun, mereka juga menyambut dukungan Biden untuk Harris sebagai langkah positif.

Di tingkat internasional, para pemimpin dunia mengirimkan ucapan cepat sembuh kepada Biden dan berharap yang terbaik untuk Harris. Banyak yang melihat transisi ini sebagai momen penting bagi Amerika Serikat dalam mempertahankan peran kepemimpinannya di panggung global.

Kesimpulan

Pengunduran diri Joe Biden dari pencapresan menandai babak baru dalam politik Amerika Serikat. Dukungan Biden untuk Kamala Harris membuka jalan bagi Harris untuk maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat. Meskipun tantangan besar menanti, langkah ini memberikan kesempatan bagi Harris dan Partai Demokrat untuk meraih kemenangan dalam pemilu November mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Polisi Tangkap Empat Terduga Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, Aparat Terus Kejar Kelompok Bersenjata Lainnya

Berita

Air Bersih Kian Dekat, Satgas TMMD Kodim 0207/Simalungun Bersama Masyarakat Percepat Pengerjaan Sumur Bor di Dame Raya

Berita

Komisi III DPR Tegas: Klaim Jokowi Tak Berperan dalam Revisi UU KPK 2019 Salah Kaprah, Publik Diminta Tak Keliru

Berita

Menjelang KTT BoP di AS, DPR Harap Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

Berita

Kolaborasi Militer dan Rakyat: Pembangunan Sumur Bor di Nagori Dame Raya Cerminkan Semangat Gotong Royong TMMD

Berita

Kecelakaan di Jalan Jamin Ginting KM 39: Truk Tangki Air dan Truk Cold Diesel Adu Kuat, Kedua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit