Selain Bahan Bom, Sidik Jari & DNA Terduga Teroris di Kota Batu Ditelaah

BITVonline.com - Kamis, 01 Agustus 2024 11:11 WIB

KOTA BATU –Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri tengah menyelidiki dugaan kasus terorisme yang terjadi di Jalan Hasanudin Gang 26, Dusun Jeding, Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penyelidikan intensif ini dimulai setelah laporan mengenai aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto, mengungkapkan bahwa tim Jibom (Penjinak Bom) telah melakukan sterilisasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejak pukul 20.00 WIB pada Rabu malam, 31 Juli 2024. Proses sterilisasi ini penting untuk memastikan bahwa area tersebut aman dari potensi ledakan atau bahan peledak yang dapat membahayakan.

Pada hari ini, Kamis, 1 Agustus 2024, sekitar pukul 07.00 WIB, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri melanjutkan penyelidikan dengan melakukan pencarian dan pengumpulan barang bukti di lokasi. “Tim Labfor telah bekerja sejak pagi untuk mengumpulkan dan menganalisis barang bukti yang ditemukan di TKP,” jelas Dirmanto dalam konferensi pers yang diadakan di Batu.

Selanjutnya, tim inafis dan penyidik juga melakukan inventarisasi barang bukti yang ditemukan serta pengambilan sidik jari dan sampel DNA untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. Proses ini krusial untuk mengidentifikasi pelaku dan mengumpulkan bukti yang akan mendukung proses hukum.

Dirmanto menambahkan bahwa selama proses penyelidikan, polisi telah menyita sejumlah barang bukti yang mengindikasikan adanya aktivitas terorisme. “Beberapa temuan di TKP termasuk bahan kimia yang digunakan untuk meracik bahan peledak, peralatan pembuatan bahan peledak, serta casing bom,” ungkapnya.

Temuan ini menandakan bahwa lokasi tersebut mungkin digunakan untuk merakit bahan peledak yang berpotensi membahayakan masyarakat. Polisi kini berfokus pada identifikasi pelaku dan penyelidikan lebih dalam untuk mengungkap jaringan atau kelompok yang terlibat.

Penyelidikan kasus ini menunjukkan langkah serius pihak kepolisian dalam memberantas terorisme dan menjaga keamanan nasional. Densus 88 bersama dengan tim laboratorium dan inafis akan terus bekerja keras untuk menyelesaikan kasus ini dan memastikan pelaku terorisme dapat diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan dukungan dalam upaya menjaga keamanan. Penyelidikan ini juga menjadi peringatan bagi semua pihak tentang bahaya terorisme dan pentingnya kewaspadaan dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Satgas PRR Serahkan Huntap bagi Penyintas Bencana di Sumbar, Percepat Pemulihan Pascabencana

Berita

Satgas PRR Mulai Bangun Huntap untuk 1.133 Penyintas Bencana di Padangsidimpuan

Berita

Kepala SPPG Ditemukan Meninggal di Mal Bandung, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Berita

Viral Dugaan Pasien Ditelantarkan hingga Meninggal di RSUD Rantauprapat, Dinkes Sumut Turunkan Tim Investigasi

Berita

RI Resmi Tambah 6 Negara Bebas Visa, Turki hingga Kazakhstan Masuk Daftar

Berita

Mentan Apresiasi Kinerja Pemerintah Aceh, Komit Dukung Pengembangan Kopi Gayo dan Pertanian