KARO — Bupati Karo Antonius Ginting menjadi sorotan setelah pernyataannya mengenai kondisi pelajar yang mengalami gejala keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial.
Antonius menyampaikan penilaiannya setelah mengecek langsung kondisi para pelajar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo di Rumah Sakit Amanda Berastagi.
Para pelajar yang mengalami keluhan kesehatan tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Bersama Kabupaten Karo.
Baca Juga: 353 Pelajar di Karo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Bobby Nasution: Jangan Salahkan Siapa Pun Hingga Jumat, 14 Agustus 2026, jumlah siswa yang mengalami keluhan dilaporkan mencapai 353 orang.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah korban dilarikan ke rumah sakit.
Dalam video tersebut, beberapa pelajar tampak mengalami kondisi lemas, muntah, kejang-kejang, hingga kehilangan kesadaran.
Namun, Antonius menilai kondisi para pelajar tidak mengkhawatirkan.
"Dari 255 anak sekolah yang kemungkinan, ini masih kemungkinan gejala keracunan ini semuanya tidak ada yang mengkhawatirkan," ujar Antonius di depan RS Amanda Berastagi, Kamis (13/8/2026).
Ia kemudian menyebut kondisi tersebut sebagai kabar baik.
"Ini berita baik, kalaupun ada suatu kejadian berita baiknya adalah semua anak-anak kita dalam keadaan baik-baik," tambahnya.
Pernyataan tersebut kemudian mendapat perhatian publik karena disampaikan ketika ratusan pelajar tengah mendapatkan penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan MBG.
Profil Bupati Karo Antonius Ginting