JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menunjuk Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan.
Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 17/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Dewan Pengawas serta keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan, kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, Kamis (19/2/2026) di Jakarta.
"Penetapan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola dan kesinambungan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," ujar Rizzky.
Baca Juga: Prabowo: Generasi Muda Indonesia Jangan Lupakan Peran Amerika Serikat Profil Prihati Pujowaskito
Prihati Pujowaskito merupakan pensiunan TNI berpangkat mayor jenderal dan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
Lahir di Solo, 29 Maret 1967, Prihati menempuh pendidikan militer di Sepamilsuk ABRI III (1990), Sussarcabkes (1998), dan Selapakes (2007).
Pendidikan kedokterannya ditempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada 1994, kemudian melanjutkan S2 di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, jurusan spesialis jantung, pada 2007.
Prihati memulai karier sebagai dokter komando pasukan khusus (1990—2000), kemudian bertugas di Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RS TNI AD Dustira Cimahi (2000—2006).
Selanjutnya, ia menjadi Kepala Departemen Jantung RSPAD Gatot Soebroto dan dosen di FK Unjani Cimahi (2018—2021).
Pada 2021—2022, Prihati dipercaya sebagai Direktur Pengawasan Medik RSPAD Gatot Soebroto, sebelum akhirnya menjabat Dekan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) pada 2023—2025.
Penunjukan ini menegaskan rekam jejak Prihati di bidang kesehatan militer sekaligus kesiapan mengelola program JKN di tingkat nasional.*