JAKARTA - Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri melanjutkan lawatan luar negerinya ke Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu, 8 Februari 2026, setelah sebelumnya melakukan kunjungan di Uni Emirat Arab.
Dari Abu Dhabi, Megawati bertolak menuju Riyadh didampingi putranya, M. Prananda Prabowo, beserta istri.
Sementara itu, putrinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani telah lebih dahulu tiba di ibu kota Arab Saudi tersebut.
Baca Juga: Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji dan Bangun Kampung Haji di Makkah Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah mengatakan, Megawati dijadwalkan menghadiri penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) pada Senin, 9 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Megawati akan menyampaikan orasi ilmiah bertajuk Pemberdayaan Perempuan dalam Pemerintahan Negara.
Basarah menjelaskan, gelar doktor kehormatan dari PNU merupakan yang ke-11 bagi Megawati.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan itu telah menerima 10 gelar doktor kehormatan serta tiga gelar profesor kehormatan dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.
Menurut Basarah, penganugerahan tersebut mencerminkan pengakuan internasional atas peran dan pengabdian Megawati di bidang politik, demokrasi, dan kemanusiaan.
Princess Nourah Bint Abdulrahman University sendiri dikenal sebagai universitas perempuan terbesar di dunia.
"Ini merupakan bentuk apresiasi atas peran Ibu Megawati sebagai presiden perempuan pertama Republik Indonesia pada periode 2001–2004, serta kontribusinya dalam memperkuat demokrasi dan hubungan internasional. Ibu Megawati menjadi tokoh pertama di luar warga Arab Saudi yang menerima gelar tersebut," ujar Basarah.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dunia Islam, khususnya dalam mendorong peran dan kepemimpinan perempuan di ruang publik dan pemerintahan.
Menutup rangkaian kunjungan di Arab Saudi, Megawati bersama keluarga dan rombongan dijadwalkan melaksanakan ibadah umrah.