JAKARTA — Di tengah generasi muda yang kian akrab dengan dunia digital, nama IGN Agung Krisna Dharma Putra mencuat sebagai salah satu talenta yang menorehkan prestasi membanggakan.
Pelajar Global Nusantara International School itu berhasil meraih Juara II Nasional Digital Film Narrative tingkat SMA pada ajang yang digelar Kementerian Kebudayaan, 29 November 2025.
Keberhasilannya tidak datang tiba-tiba. Krisna, begitu ia disapa, dikenal sebagai siswa yang menonjol berkat perpaduan kecerdasan, kreativitas, dan kemampuan komunikasi yang matang.
Baca Juga: BSI Siapkan Layanan Pelunasan Haji Tahap I untuk 164 Ribu Jemaah Sikap ramah dan supelnya membuat ia mudah diterima oleh lingkungan sekitar, baik oleh guru maupun rekan sebayanya.
Tak heran bila sekolah mempercayakannya posisi strategis sebagai President of Student Council, jabatan yang hanya diberikan kepada pelajar dengan reputasi kepemimpinan yang kuat.Film Digital yang Berbicara Lantang
Dalam kategori Digital Film Narrative, kompetisi menuntut peserta menguasai teknik visual, kekuatan bercerita, kemampuan membaca isu, hingga olah rasa dalam penyutradaraan.
Karya Krisna disebut menonjol berkat narasi yang kuat dan eksekusi artistik yang matang.
Dewan juri menilai film tersebut memiliki karakter visual yang rapi dan pesan yang disampaikan dengan kedalaman emosional, membuatnya pantas diganjar penghargaan nasional.
Pewaris Darah Pejuang
Menariknya, Krisna bukan hanya tampil sebagai pelajar kreatif, tetapi juga merupakan cicit dari Pahlawan Nasional Bali, Letda I Gusti Ketut Sudji, pejuang muda yang gugur pada 1946 dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Nama sang pahlawan kini diabadikan sebagai Jalan Letda Suji di Kota Denpasar, sebagai penghormatan atas pengabdian dan keberaniannya.
Warisan nilai perjuangan itulah yang diyakini turut membentuk karakter Krisna: disiplin, beretika, dan berprinsip.