SOLO – Kabar duka menyelimuti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Sri Susuhunan Pakubuwana XIII (PB XIII) tutup usia pada Minggu (2/11) pukul 07.29 WIB di RS Indriati Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, pada usia 77 tahun.
Informasi tersebut dibenarkan oleh salah satu kerabat dalem, R. Ay. Febri Hapsari Dipokusumo kepada media.
Baca Juga: Tetap di Solo, Jokowi Ingin Dekat dengan Warga Meski Rumah Pensiun Sudah Disiapkan "Njih (benar), nyuwun doanya," ujar Febri.
Juru bicara Keraton Surakarta, KPA Dani Nur Adiningrat, juga meminta doa bagi PB XIII.
Pantauan di Keraton Surakarta, aktivitas abdi dalem tampak normal.
Wisatawan masih berfoto di sekitar pintu utama keraton, sementara karangan bunga belum terlihat di lokasi.
Pihak keraton belum memberikan informasi resmi terkait jadwal pemakaman.
Perjalanan Hidup dan Kepemimpinan PB XIIIPB XIII lahir pada 28 Juni 1948 dengan nama GRM. Suryadi.
Sebagai putra tertua Sri Susuhunan Pakubuwana XII, ia diberi gelar KGPH. Hangabehi, menandakan statusnya sebagai calon penerus takhta.
Sebelum menjadi raja, Hangabehi pernah menjabat Pangageng Museum Kraton Surakarta dan bekerja di sektor swasta, termasuk Caltex Pacific Indonesia.
Ia juga meraih gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Global, Amerika Serikat, serta aktif di Organisasi Amatir Radio Indonesia.