Pekerja Kilang Batu Bata Di Deliserdang Terancam Menganggur Karna Bahan Baku Susah Di dapat

BITVonline.com - Minggu, 09 Oktober 2022 12:47 WIB

Deli Serdang, Bayangkara.Co – Miris, kata itulah yang dapat disimpulkan oleh pengusaha batu bata di Kabupaten Deliserdang. Pasalnya bahan baku untuk produksi batu bata saat ini sulit didapat.

Saat ini ratusan masayarakat yang menggantungkan hidupnya bekerja di kilang batu bata terancam pengangguran dikarenakan stok produksi bahan baku utama berkurang.

Pantauan awak media dilapangan Ahad (9/10) siang di lapangan, terlihat pengrajin batu bata di desa Sidurip Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang tidak adanya aktivitas mencetak batu bata.

Bowo (56) seorang pekerja batu bata menjelaskan saat ini pengelolaan batu bata di kilang kilang sudah tidak berjalan karena tidak adanya bahan baku seperti tanah galong dan tanah merah.

“Bahan dasar untuk mencetak batu bata seperti tanah galong dan tanah merah saat ini sulit didapat, “kata bowo.

Banyaknya galian tanah galong yang tutup dan cuaca extrem saat ini membuat pengusaha dan pekerja di kilang batu bata terancam menjadi pengangguran.

” Galian tanah galong dan cuaca ekstrem membuat kami pekerja dan pengusaha akan terancam menjadi pengangguran, “ucapnya.

Dengan situasi seperti ini harga batu bata pasti akan naik di pasaran, yang semula harga batu bata Rp. 300an saat ini sudah mencapai di harga Rp. 470/keping batu bata.

Kami para pekerja batu bata mulai dari desa bakaran batu kecamatan lubuk pakam, desa sidurib kecamatan beringin dan desa pagar merbau 1, tanjung mulia, purwodadi kecamatan bangun purba sangat menggantungkan hidup di kilang kilang batu bata di kabupaten deliserdang.

Ia berharap pada Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang dan instansi terkait membuat solusi agar kami pekerja yang menggantungkan hidup di kilang batu bata agar tetap dapat bekerja dan menyekolahkan anak anak kami.

” Kami bukan mencari kaya melainkan untuk dapat bertahan hidup agar anak anak kami dapat bersekolah, “pungkas Bowo.

Hal senada juga di ungkapkan Supir Dump Truck bernama Man (45) kepada awak Media,

“Saat ini kami para supir Dump Truck tidak bekerja lagi bang, karena tempat pengambilan bahan baku batu batu ditutup,padahal bahan baku tersebut sangat dibutuhksn oleh pengerajin batu bata,” ungkapnya dengan wajah sedih. Jp_0022

 

 

 

Editor
:
Sumber
:

Berita Terkait

Sosok

Abu Janda: Saya Tidak Menghina Rakyat Sumbar

Sosok

Pemerintah Ingin Kurangi Polisi Aktif di Jabatan Sipil, Kompolnas Buka Suara

Sosok

Menag Nasaruddin Umar: Nonmuslim Juga Berhak Menerima Daging Kurban

Sosok

Viral! Pulau Katang di Lingga Dijual Rp 65 Miliar, Pemprov Kepri Buka Suara

Sosok

Sambut Idul Adha 1447 H, INALUM Salurkan 107 Hewan Kurban di Sumatera Utara

Sosok

Hari Kedua Idul Adha, PB MABMI Sembelih 4 Sapi dan 6 Kambing di Medan