Diduga Kadis Kesehatan Kabupaten Batu Bara Gagal Dalam Penataan Pelayanan Kesehatan, PLD Minta Bupati Copot Jabatan Kadis Kesehatan

BITVonline.com - Jumat, 19 April 2024 04:26 WIB

Batu Bara – Pelayanan kesehatan di Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, kembali menjadi sorotan setelah serangkaian kekecewaan yang dialami masyarakat. Beberapa insiden baru-baru ini, termasuk ketidakhadiran dokter di RSUD Kuala Gunung hingga penolakan pasien di puskesmas Labuhan Ruku, menimbulkan ketidakpuasan yang mendalam.

Hari ini, Kamis, 18 April 2024, kehebohan kembali terjadi di puskesmas Tanjung Tiram, di mana pasien terpaksa menunggu pemeriksaan berjam-jam, sementara Kepala Puskesmas Dr Andi Wibowo tidak hadir dikarenakan masih dalam agenda acara halal bi halal.

Seorang warga yang enggan diidentifikasi secara langsung telah mengekspresikan kekecewaannya terhadap pola pelayanan kesehatan yang dinilai tidak memadai.

Kritik tersebut tidak hanya terfokus pada insiden terbaru, namun juga menyoroti kegagalan dalam penataan sistem pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Menurut amatan gabungan media pers lintas Desa (PLD) menduga bahwa kepala dinas kesehatan tidak mampu mengelola dan menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat.

“Kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya. Kami telah melihat berulang kali bagaimana pelayanan kesehatan di wilayah kami gagal memenuhi standar yang diharapkan,” ujar salah satu tim pengurus Pers Lintas Desa .

“Kepala dinas kesehatan harus bertanggung jawab atas keadaan ini. Sudah saatnya tindakan tegas diambil untuk memperbaiki situasi ini,kami muak dengan teguran teguran yang diberi oleh kepala dinas kesehatan,kami menilai kadis kesehatan Batu Bara tidak berani mengambil kebijakan untuk pengantin baik Dokter atau perawat yang tidak disiplin waktu.”

Dalam tuntutannya, PLD meminta Penjabat (PJ) Bupati Batu Bara, Sumatra Utara, Nizamul, untuk segera mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan.

Salah satunya adalah mencopot jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, Dr. Denny Sahputra, dan menggantinya dengan individu yang mampu menghadirkan perubahan yang diinginkan oleh masyarakat.

Pemerintah daerah juga diharapkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan yang ada, serta meningkatkan koordinasi antara berbagai instansi terkait untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara.

Dengan langkah-langkah ini diambil, diharapkan masalah-masalah dalam pelayanan kesehatan dapat diatasi, dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan lokal dapat dipulihkan.red

 

Editor
:
Sumber
:

Berita Terkait

Sosok

Antisipasi Kekeringan, 80 Ribu Pompa Disiapkan Pemerintah

Sosok

KontraS Nilai Kasus Andrie Yunus Layak Gunakan Pasal Pembunuhan

Sosok

Heboh Motor Listrik BGN, Purbaya Ngaku Pernah Tolak Pengadaannya

Sosok

Kereta Cepat Whoosh Berpotensi Diambil Kemenkeu, Ini Kata Dony

Sosok

DPR Bereaksi Keras! Minta Pemerintah Serius Usut Kematian Prajurit TNI

Sosok

Gol Tunggal Bawa Indonesia ke Semifinal ASEAN Futsal Championship