Bolehkah Makan Ubi Jalar Setiap Hari? Ini Manfaat dan Risiko Kesehatannya

BITVonline.com - Sabtu, 18 Januari 2025 09:52 WIB

BITVONLINE.COM  –Ubi jalar, salah satu umbi-umbian yang kaya akan nutrisi, semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang manis, ubi jalar juga mudah ditemukan di pasar dengan harga terjangkau. Terdapat berbagai jenis ubi jalar, seperti ubi putih, ubi oranye, ubi ungu, dan ubi Cilembu yang terkenal dengan cairan madunya. Kandungan vitamin, mineral, dan seratnya menjadikan ubi jalar pilihan makanan yang sehat.

Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah boleh mengkonsumsi ubi jalar setiap hari? Ahli gizi dan kesehatan menyarankan agar ubi jalar bisa dikonsumsi setiap hari, namun dalam jumlah yang wajar. Mengutip Parade, satu ubi jalar per hari sudah cukup memberikan manfaat kesehatan yang optimal. Mengkonsumsi lebih dari itu tidak direkomendasikan karena bisa menimbulkan efek samping pada tubuh.

Ubi jalar mengandung beta karoten yang tinggi, yang dapat menyebabkan perubahan warna kulit menjadi jingga pada orang yang mengkonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Kondisi ini dikenal dengan nama karotenemia. Terutama pada orang yang memiliki variasi genetik tertentu, tubuh mereka sulit mengubah beta karoten menjadi bentuk aktif vitamin A, sehingga menyebabkan penumpukan yang memengaruhi warna kulit.

Karotenemia ini biasanya muncul di telapak tangan, kaki, serta sekitar hidung. Untuk menghindari kondisi ini, Anda bisa mendapatkan asupan beta karoten dan vitamin A dari sayuran lain atau produk hewani.

Meskipun memiliki banyak manfaat, ubi jalar juga perlu dikonsumsi dengan hati-hati oleh orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Penderita diabetes harus memperhatikan asupan ubi jalar karena kandungan karbohidratnya yang tinggi berpotensi meningkatkan glukosa darah. Begitu juga bagi mereka yang memiliki riwayat batu ginjal, karena kandungan oksalat dalam ubi jalar bisa memperburuk kondisi tersebut.

Dalam 200 gram ubi jalar panggang, terkandung:

Kalori: 180Karbohidrat: 41 gProtein: 4 gSerat: 6,6 gVitamin A: 213% dari nilai harian (DV)Vitamin C: 44% dari DVVitamin B6: 36% dari DVMangan: 43% dari DVAsam Pantotenat: 35% dari DV

Secara umum, ubi jalar adalah sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik. Terutama varietas ubi oranye dan ungu yang mengandung banyak antioksidan.

Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari konsumsi ubi jalar:

Meningkatkan kesehatan usus berkat kandungan seratnya.Melindungi tubuh dari beberapa jenis kanker, termasuk kanker usus, lambung, kandung kemih, dan payudara, berkat kandungan antioksidan.Menjaga kesehatan mata dengan beta karoten yang mengandung vitamin A.Meningkatkan fungsi otak berkat kandungan antosianin.Meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui kandungan vitamin A.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sosok

MTI Usul Transportasi Umum Gratis untuk Tekan Konsumsi BBM

Sosok

Temui 18 Investor Dunia, Menkeu Purbaya Pastikan Fundamental Ekonomi RI Kuat

Sosok

Kejati Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Kampus SMK Kehutanan Manokwari, Kerugian Negara Rp17 Miliar

Sosok

Pemerintah Buka Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih 2026, Ini Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

Sosok

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Laba Tumbuh 22,6 Persen di Kuartal I 2026

Sosok

Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Kasus Sungai Lalan, Sita Dokumen dan Barang Elektronik