NIAS SELATAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen merevitalisasi Situs Megalitik Tetegewo di Desa Hilisao'ötö, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melestarikan warisan peradaban leluhur sekaligus mengembangkan kawasan itu menjadi destinasi wisata sejarah unggulan di Kepulauan Nias.
Komitmen tersebut disampaikan Bobby Nasution saat mengunjungi Situs Megalitik Tetegewo bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, Jumat, 17 Juli 2026.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Sabtu 18 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan Situs yang menyimpan ratusan artefak batu berusia ribuan tahun itu dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi bagi masyarakat adat Nias.
Untuk mencapai lokasi, Bobby Nasution bersama rombongan berjalan kaki sekitar 200 meter dari titik pemberhentian kendaraan.
Mereka menyusuri jalur menanjak menuju puncak bukit sambil mendengarkan penjelasan warga mengenai sejarah Situs Tetegewo yang diyakini menjadi kawasan permukiman leluhur masyarakat Nias pada masa lampau.
Di lokasi, Bobby Nasution melihat langsung susunan batu megalitik beserta berbagai artefak dan ukiran yang menjadi bukti jejak peradaban masyarakat adat Nias.
Susunan batu tersebut dipercaya memiliki kemiripan dengan pondasi rumah adat Nias yang hingga kini masih menjadi identitas budaya masyarakat setempat.
Meski berada di kawasan perbukitan dengan akses yang cukup menantang, warga berharap situs bersejarah tersebut mendapat perhatian lebih dari pemerintah, baik melalui penataan kawasan maupun peningkatan infrastruktur pendukung.
"Jadi karena ini peninggalan sejarah penting bagi masyarakat adat Nias, maka ini harus dijaga. Dan yang terpenting juga bagaimana kita bisa merevitalisasi situs ini dan yang lainnya juga, agar batu-batu yang ada ini tetap terjaga," ujarnya.
Menurut Bobby Nasution, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan melakukan revitalisasi secara menyeluruh, tidak hanya pada kawasan situs, tetapi juga pengelolaannya agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.
"Kita ingin membangun Nias, dan untuk situs peninggalan sejarah ini bukan hanya tempatnya saja. Tetapi bagaimana keberadaan artefak-artefak ini bisa menjadi masukan untuk masyarakat dari sisi wisatanya. Ini tugas kita bersama, dan kami Pemprov Sumut akan melakukan revitalisasi," sebut Bobby Nasution.