JAKARTA — Barongsai menjadi salah satu ikon paling dikenal dalam perayaan Imlek.
Dalam budaya Tiongkok, singa melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan keunggulan.
Pertunjukan barongsai kerap digelar saat festival atau acara besar untuk membawa keberuntungan sekaligus mengusir roh jahat, seperti dilansir China Daily.
Baca Juga: Patroli Presisi Polsek Blahbatuh Sambangi Vihara Amurva Bhumi, Polri Pastikan Perayaan Imlek Berlangsung Aman dan Khidmat Kostum dan Gerakan
Tarian barongsai dimainkan oleh dua penari dalam satu kostum singa.
Penari depan menggerakkan kepala dan kaki depan, sedangkan penari belakang mengendalikan punggung dan kaki belakang.
Kostum singa dibuat serasi dari kepala hingga kaki, kadang memanjang hingga menyerupai cakar.
Kepala singa biasanya besar menyerupai naga, lengkap dengan tabuhan drum, simbal, dan gong yang menambah semarak pertunjukan.
Dua Gaya Barongsai
Pertunjukan barongsai terbagi menjadi dua gaya utama:
- Barongsai Selatan: Berasal dari Guangdong dan populer di Hong Kong, Makau, serta komunitas Tionghoa perantauan.
Menekankan perilaku singa seperti menggaruk, menggoyangkan tubuh, menjilati bulu, dan kadang bersifat jenaka. Atraksi terkenal termasuk aksi bermain bola dengan singa.