DENPASAR – Gelaran hari ke-6 Session 1 Dekranasda Bali Fashion Week (DBFW) 2025 berlangsung meriah di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Kamis (6/11).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Harian III Dekranas, Ny. Ayu Heni Rosan, bersama istri Wakil Menteri Investasi/BKPM, Ny. Ayu Todotua.
Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap pelestarian wastra nusantara serta pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi kreatif.
Baca Juga: Gubernur Koster Dukung Revisi UU Pemerintahan Daerah, Minta Perhatikan Karakteristik Tiap Provinsi Rombongan disambut hangat oleh Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, yang dengan antusias menjelaskan kerajinan endek hasil karya para perajin binaan Dekranasda Provinsi Bali.
Sesi ini menghadirkan 13 organisasi perempuan, termasuk Bhayangkari, Dharma Pertiwi, DWP Provinsi Bali, Dharmayukti Karini, GATRIWARA, IBI Bali, ICMI, IWAPI, Jalasenastri, KCBI, KCKB, PIA Ardhya Garini, dan Tantri Bank BPD Bali.
Setiap organisasi menampilkan rancangan busana berbasis wastra Bali yang memadukan kreativitas, identitas budaya, dan inovasi modern.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Gusti Ngurah Wiryanata, menyampaikan, "Sebanyak 13 organisasi perempuan ikut berpartisipasi, dengan 146 rancangan busana yang ditampilkan. Beberapa di antaranya adalah para pimpinan organisasi itu sendiri, seperti Ibu Danlanud, Ibu Danlanal, dan Ibu BPD. Hari ini semuanya perempuan, sedangkan kemarin masih kombinasi."
Ia menambahkan, "Mari kita nikmati keindahan ini, dan mari gunakan endek sebagai entitas orang Bali."
Gelaran DBFW hari ke-6 menjadi momentum penting untuk memperkuat keberlanjutan warisan budaya melalui kolaborasi lintas organisasi perempuan.
Selain sebagai ruang ekspresi kreativitas mode, acara ini juga mendorong pemanfaatan wastra Bali sebagai bagian dari gaya hidup modern yang dekat dengan generasi muda.*