BATU BARA - Penampilan etnis Batak Toba pada Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) Batu Bara ke-VII berhasil memukau ribuan penonton di Lapangan Indra Sakti, Kecamatan Air Putih, Rabu malam (5/11/2025).
Ketua Etnis Batak Toba, Raju Piter Napitupulu, bersama warga yang mengenakan ulos, menyambut kedatangan Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian dan rombongan.
Sebagai bentuk penghormatan, Raju menyerahkan tongkat tunggal panaluan kepada Bupati sebelum diarak menuju kursi kehormatan, diiringi Gondang Batak Toba yang menambah semarak suasana.
Baca Juga: Kades Bogak Fazzari Akbar Tanggapi Video Viral: “Kritik Itu Sehat, Kami Siap Berbenah” Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya PSBD sebagai wadah mempererat persatuan di tengah keberagaman etnis.
"PSBD ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi menjadi sarana melestarikan budaya, memperkuat komunikasi lintas etnis, dan mempererat silaturahmi antar masyarakat Batu Bara," ujar Bupati.
Panggung PSBD malam itu dihiasi oleh persembahan Gondang Batak, tarian Tor-tor dari Sanggar Tari Marni Boru Simanungkalit dan Wirda Boru Butar-Butar, serta pertunjukan budaya khas Batak Toba seperti Martumba, Sipitu Cawan (Pangurason), Sigale-gale, Sihutur Sanggul, dan Tor-tor massal.
Sorotan utama adalah kisah Patung Sigale-gale dan Tortor Sigale-gale, yang menampilkan filosofi dan nilai-nilai tradisi masyarakat Batak Toba.
Suasana semakin hidup dengan penampilan Erik Sihotang, artis Batak asal ibu kota dan abang kandung Judika Sihotang, yang membawakan lagu-lagu Batak populer.
Puncaknya, Erik bersama Bupati dan Kapolres melantunkan lagu "Tangiang Ni Dainang", disambut riuh antusias penonton yang memadati arena PSBD.
Acara ini menegaskan PSBD sebagai momentum penting untuk melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Batu Bara.*