Gubernur Wayan Koster Buka Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 di Bali: Harmoni Budaya dan Sportivitas Dunia

Fira - Senin, 03 November 2025 16:05 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 Tahun 2025 di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Minggu (2/11) malam.(Foto: Ist/BITV)

SINGARAJASemangat persaudaraan dan sportivitas dunia menggema dari jantung Bali Utara.

Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 Tahun 2025 di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Minggu (2/11) malam.

Pembukaan berlangsung megah dan sarat nilai budaya. Dengan pemukulan kulkul, alat komunikasi tradisional Bali, oleh Gubernur Koster bersama Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, Presiden Federasi Vovinam Dunia Mai Huu Tin, serta sejumlah anggota federasi internasional, denting suara kayu suci itu menjadi tanda dimulainya perhelatan olahraga bela diri yang diikuti oleh 26 negara dari berbagai benua.

Baca Juga: Semangat Kemerdekaan! Kodim 1617/Jembrana Gelar Seleksi Baleganjur Kreasi Jelang HUT RI ke-80

Sekitar 400 atlet, pelatih, dan ofisial yang hadir tampak antusias menyambut acara pembukaan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan seni tradisional khas Bali Utara, mulai dari Tari Goak, Joged Bumbung, hingga Barong Sai, yang mencerminkan kebersamaan lintas budaya.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan dunia menjadikan Bali, khususnya Kabupaten Buleleng, sebagai tuan rumah kejuaraan internasional bergengsi ini.

"Kehadiran World Vovinam Championships bukan sekadar ajang olahraga bela diri, tetapi momentum mempererat persahabatan antarbangsa serta memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal Bali kepada dunia," ujar Koster disambut tepuk tangan meriah.

Koster menegaskan, falsafah Vovinam yang menekankan keseimbangan antara kekuatan dan kelembutan sangat sejalan dengan spirit Tri Hita Karana, pandangan hidup masyarakat Bali yang menekankan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

"Melalui ajang ini, kita tidak hanya bertanding untuk medali, tetapi juga membangun jembatan persaudaraan antarbangsa," tegasnya.

Gubernur Koster juga mengapresiasi seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari Indonesia Vovinam Federation, Pemerintah Kabupaten Buleleng, KONI, hingga para relawan lokal. Ia berharap ajang ini dapat memperkuat solidaritas global sekaligus berdampak positif bagi ekonomi dan pariwisata Bali Utara.

"Welcome to Bali – the Island of Harmony and Spirit. Bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, dan nikmatilah keindahan serta keramahan masyarakat Bali," tutup Koster sebelum memukul kulkul sebagai tanda pembukaan resmi.

Sementara itu, Presiden Federasi Vovinam Dunia Mai Huu Tin mengaku terkesan dengan keramahan dan budaya masyarakat Bali.


Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Seni dan Budaya

Semangat Kemerdekaan! Kodim 1617/Jembrana Gelar Seleksi Baleganjur Kreasi Jelang HUT RI ke-80

Seni dan Budaya

Wabup Deliserdang: Wayang Kulit Ajarkan Nilai Kesatria dan Kepemimpinan