BATU BARA — Semarak
budaya Melayu kembali menggema di Kabupaten
Batu Bara. Bupati
Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, secara resmi membuka
Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid 6 Tahun 2025 yang digelar di
Istana Niat Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Jumat (12/9/2025).Acara yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan berbagai kegiatan dan perlombaan khas
Melayu yang diramaikan oleh masyarakat.
Baca Juga: Arya Pimpin Karang Taruna Tanjung Tiram 2025–2030: “Pemuda Bersatu, Narkoba Musuh Bersama!” Antusiasme terlihat dari meriahnya partisipasi warga dan para pelaku
seni budaya daerah.Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin memberikan apresiasi tinggi kepada panitia atas kerja keras dan dedikasi sehingga kegiatan tahunan ini bisa terselenggara dengan baik. Ia menegaskan, tanjak bukan hanya sekadar penutup kepala atau atribut seremonial, melainkan simbol kewibawaan, martabat, dan identitas bangsa
Melayu."Tanjak ini harus kita lestarikan karena merupakan bagian dari
budaya Melayu yang harus terus ada di muka bumi ini. Oleh karena itu, Pemkab
Batu Bara telah mewajibkan jajaran pemerintahan untuk memakai busana
Melayu lengkap dengan tanjak setiap hari Jumat," tegas Bupati.Selain itu, Bupati bersama Wakil Bupati
Batu Bara, Syafrizal, SE, M.AP, juga mengungkapkan cita-citanya untuk merenovasi
Istana Niat Lima Laras.