DENPASAR – Warga Banjar Batanbuah, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, melaksanakan upacara Mlaspas Balai Banjar serta Piodalan Ida Betara Ratu Made pada Sabtu pagi (16/8).
Kegiatan adat dan keagamaan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini diwarnai dengan suasana khidmat dan penuh makna, sebagai wujud pelestarian tradisi budaya masyarakat setempat.
Upacara tersebut dihadiri oleh Walikota Denpasar, Ketua DPRD Kota Denpasar, Camat Denpasar Timur, Perbekel Desa Kesiman Petilan, Bendesa Adat Kesiman, tokoh masyarakat, serta warga Banjar Batanbuah.
Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap keberlangsungan dan kelestarian nilai-nilai adat di tengah dinamika modern.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara, Bhabinkamtibmas Desa Kesiman Petilan, Aipda I Made Eka Wiarta, bersama Babinsa Serda M. Shodiq, secara langsung melaksanakan atensi di lokasi.
Kehadiran aparat keamanan ini memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan dan kebersamaan dengan masyarakat.
Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa sinergitas TNI-Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian kepada publik.
"Kehadiran anggota TNI-Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengamanan, melainkan juga sebagai upaya memperkuat hubungan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah," ujarnya.
Rangkaian upacara Mlaspas Balai Banjar dan Piodalan berjalan lancar dan tertib.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah dan penghormatan kepada leluhur, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan.
Dengan semangat kebersamaan, warga Banjar Batanbuah terus melestarikan budaya dan tradisi yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga harmoni sosial di Kota Denpasar.*