JAKARTA – Huawei resmi memperkenalkan sistem operasi terbaru mereka, HarmonyOS 7, dalam ajang Huawei Developer Conference (HDC) 2026 yang digelar di China, Sabtu (13/6/2026).
Sistem operasi ini hadir sebagai penerus HarmonyOS 6 dengan sejumlah pembaruan besar, mulai dari desain antarmuka bergaya kaca transparan hingga integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih canggih.
HarmonyOS 7 menjadi salah satu pembaruan terbesar Huawei dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Balas Sindiran PDIP, PSI: Rasa Sakit Ditinggal Pak Jokowi Masih Mendalam dan Terpelihara Selain menawarkan tampilan visual baru yang modern, perusahaan juga mengklaim sistem operasi ini memiliki peningkatan performa hingga 15 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Perubahan paling mencolok terlihat pada tampilan antarmuka yang mengusung efek transparan menyerupai kaca.
Berbagai elemen seperti tombol, panel notifikasi, slider, hingga kontrol sistem kini tampil lebih elegan dengan efek visual yang mengingatkan pada desain Liquid Glass yang diperkenalkan Apple pada iOS 26.
Huawei menyebut konsep desain baru tersebut sebagai Spatial Design Language.
Melalui pendekatan ini, tampilan layar dibuat memiliki efek kedalaman layaknya objek tiga dimensi sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih hidup.
Fitur menarik lainnya hadir pada layar kunci atau lock screen. Pengguna kini dapat mengubah foto biasa menjadi wallpaper dengan efek 3D otomatis.
Sistem akan memisahkan objek utama dan latar belakang sehingga gambar terlihat lebih realistis dan dinamis saat digunakan.
Tak hanya mengubah tampilan, Huawei juga menjadikan kecerdasan buatan sebagai inti pengembangan HarmonyOS 7.
Perusahaan menyebut sistem operasi ini dibangun menggunakan arsitektur AI yang lebih terintegrasi dibandingkan versi sebelumnya.