JAKARTA – OpenAI dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar pada platform ChatGPT dengan mengubahnya menjadi sebuah super app yang mampu menjalankan berbagai tugas digital dalam satu aplikasi terintegrasi.
Transformasi tersebut disebut akan mulai diperkenalkan dalam beberapa pekan mendatang melalui aplikasi maupun versi web ChatGPT. Langkah ini menjadi bagian dari strategi OpenAI untuk memperluas fungsi ChatGPT yang selama ini dikenal sebagai chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI).
Berdasarkan laporan Financial Times, pengguna nantinya tidak hanya dapat mengobrol dengan AI, tetapi juga memanfaatkan berbagai layanan seperti coding berbasis AI, pembuatan gambar, hingga aplikasi pihak ketiga yang terintegrasi langsung ke dalam ekosistem ChatGPT.
Baca Juga: Rismon Sianipar Tarik Buku Gibran End Game Usai Raup Rp 1 Miliar, Ada Dugaan Penulisan Gunakan AI Dalam versi terbaru, OpenAI disebut akan memberikan fokus lebih besar pada layanan coding berbasis AI yang kini menjadi salah satu produk unggulan perusahaan. Perubahan tersebut mencerminkan arah pengembangan teknologi AI yang tidak lagi sekadar menjawab pertanyaan, tetapi mampu bertindak sebagai agen digital yang menyelesaikan berbagai pekerjaan pengguna.
Seorang pejabat senior OpenAI bahkan menyebut era chatbot tradisional mulai bergeser seiring berkembangnya teknologi agen AI yang lebih mandiri dan produktif.
Kepala Produk dan Platform OpenAI, Thibault Sottiaux, mengatakan perusahaan sedang mengembangkan konsep agen pribadi berbasis AI yang dapat diakses dari berbagai perangkat, mulai dari smartphone, desktop hingga kendaraan.
Menurutnya, agen AI tersebut nantinya dapat membantu pengguna dalam berbagai aktivitas, baik kebutuhan pribadi maupun pekerjaan sehari-hari.
Saat ini ChatGPT telah digunakan hampir satu miliar pengguna di seluruh dunia. Namun sebagian besar pengguna masih memanfaatkan layanan gratis yang tersedia.
Melalui transformasi menjadi super app, OpenAI berharap dapat memperkenalkan lebih banyak layanan premium kepada penggunanya, termasuk produk coding berbasis AI yang saat ini mengalami pertumbuhan pesat.
Data terbaru menunjukkan layanan coding AI OpenAI telah memiliki sekitar lima juta pengguna aktif mingguan dan terus berkembang sejak pertama kali diluncurkan pada awal tahun.
Langkah ini juga dipandang sebagai upaya OpenAI memperkuat posisinya di tengah persaingan industri AI global, termasuk menghadapi kompetitor seperti Anthropic yang lebih dulu sukses melalui layanan Claude Code.
Sebelumnya, sejumlah laporan media internasional juga menyebut OpenAI tengah mengembangkan ekosistem terpadu yang menggabungkan ChatGPT, browser berbasis AI, serta platform coding dalam satu layanan super app yang dapat diakses pengguna dari berbagai perangkat.*