JAKARTA – Pasar ponsel pintar Samsung di Indonesia kembali bergerak dinamis memasuki pertengahan 2026.
Sejumlah lini Galaxy, mulai dari kelas entry-level hingga flagship, mengalami penyesuaian harga di berbagai kanal penjualan.
Perubahan harga ini terjadi pada seri Galaxy A, Galaxy S, hingga perangkat lipat Galaxy Z Fold dan Z Flip yang masih menjadi segmen premium Samsung di Indonesia.
Baca Juga: IHSG Dibuka Lesu, Tapi Dua Saham Ini Malah Tembus Kenaikan Tinggi Di segmen entry-level, Samsung Galaxy A07 tercatat mengalami kenaikan harga.
Varian yang sebelumnya berada di kisaran Rp1,4 juta kini naik menjadi sekitar Rp1,8 juta.
Varian lain yang semula Rp1,8 juta turut terkerek ke kisaran Rp2,2 juta hingga Rp3 juta, tergantung kapasitas memori.
Galaxy A17 juga mengalami penyesuaian harga dengan kenaikan sekitar Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.
Model ini kini dipasarkan di rentang Rp3 juta hingga Rp3,5 juta untuk varian RAM 8 GB.
Masuk ke kelas menengah, Galaxy A26 kini berada di kisaran Rp5 jutaan, sementara Galaxy A36 dibanderol antara Rp6,6 juta hingga Rp7,3 juta.
Kedua model ini masih menjadi tulang punggung Samsung di segmen menengah berkat kombinasi performa dan dukungan perangkat lunak yang lebih panjang.
Sementara itu, Galaxy A57 yang mendekati kelas flagship kini dipasarkan sekitar Rp9 jutaan.
Posisi harga ini membuat jaraknya dengan lini flagship semakin jelas setelah seri atas Samsung juga mengalami penyesuaian.