JAKARTA - WhatsApp resmi meluncurkan fitur baru bernama Incognito Chat yang terintegrasi dengan Meta AI. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan percakapan dengan chatbot secara lebih privat di dalam aplikasi WhatsApp.
Meta menyebut fitur ini dirancang untuk meningkatkan keamanan dan privasi pengguna saat berinteraksi dengan AI. Percakapan dalam mode incognito diklaim tidak dapat diakses oleh pihak mana pun, termasuk Meta.
"Obrolan yang dilakukan dalam fitur incognito ini benar-benar privat," demikian pernyataan Meta, dikutip dari GSM Arena, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga: Pemkab Asahan Luncurkan WhatsApp Resmi Pengaduan, Bupati Dorong Layanan Lebih Responsif Meski demikian, Meta menjelaskan bahwa sistem chatbot tetap memiliki batasan teknis tertentu dalam memproses input dan output percakapan. Namun, dalam mode incognito, data tidak disimpan dan percakapan akan otomatis terhapus secara default.
WhatsApp sendiri selama ini dikenal dengan sistem keamanan enkripsi end-to-end (E2EE) yang menjaga pesan pengguna tetap terlindungi. Dengan hadirnya fitur ini, perusahaan mengklaim lapisan privasi menjadi semakin kuat, khususnya untuk interaksi berbasis AI.
Selain itu, Meta juga tengah menyiapkan fitur lanjutan bernama Side Chat Protected by Private Processing yang akan menghadirkan bantuan AI langsung di percakapan utama tanpa mengganggu obrolan pengguna.
Fitur tersebut diklaim akan memberikan pengalaman penggunaan AI yang lebih kontekstual namun tetap menjaga privasi pengguna.*
(oz/dh)