JAKARTA – Peramban berbasis kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI, Atlas Browser, menghadirkan pembaruan penting yang memungkinkan pengguna masuk ke beberapa akun ChatGPT sekaligus melalui profil yang berbeda.
Fitur ini diharapkan mempermudah pemisahan aktivitas pengguna antara pekerjaan, studi, dan penggunaan pribadi tanpa harus keluar-masuk akun berulang kali.
Sebelumnya, Atlas hanya memungkinkan setiap profil terhubung dengan satu akun ChatGPT.
Baca Juga: Natalius Pigai: Pers Adalah Pilar Pembangunan HAM Hal ini dianggap membatasi bagi pengguna yang memiliki akun berbeda untuk keperluan kerja dan personal.
Dengan pembaruan terbaru, pengguna kini dapat membuat profil "Work" untuk akun kantor dan profil "Personal" untuk akun pribadi, masing-masing dengan riwayat percakapan dan pengaturan keamanan tersendiri.
Adam Fry, Product Lead Atlas, menjelaskan melalui unggahannya di platform X bahwa kemampuan login ganda ini merupakan salah satu permintaan terbesar pengguna sejak peluncuran browser tersebut.
Menurutnya, pembaruan ini membuat alur kerja lebih efisien karena pengguna tidak perlu lagi bolak-balik keluar dan masuk akun saat berpindah konteks.
Sejak diperkenalkan tahun lalu, Atlas memposisikan diri sebagai browser "agentic", yaitu peramban yang tidak hanya menampilkan halaman web, tetapi juga dapat membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan secara aktif.
Browser ini mendukung tugas lintas tab, pengelompokan halaman, penggantian nama tab, dan impor ekstensi, sehingga mendekati standar browser modern seperti Google Chrome dan Safari.
Dengan tren evolusi browser menjadi "pusat kerja digital", Atlas diharapkan tidak hanya membuka situs web, tetapi juga membantu pengguna menjalankan tugas otomatis, merangkum dokumen, hingga mengelola aktivitas online secara lebih efisien.*
(vo/ad)