JAKARTA — OpenAI, perusahaan di balik chatbot ChatGPT, dikabarkan tengah menyiapkan perangkat keras (hardware) pertamanya, yang kali ini dirumorkan akan hadir dalam bentuk earbud berbasis AI, bukan liontin atau pena pintar seperti bocoran sebelumnya.
Informasi ini pertama kali dibagikan oleh tipster teknologi Smart Pikachu melalui platform media sosial China, Weibo.
Menurutnya, earbud AI OpenAI kemungkinan akan memiliki desain serupa Apple AirPods dan diberi nama "Dime".
Baca Juga: Dumis Production Management Indonesia Buka Peluang Baru, Bantu Pengusaha dan Influencer Menembus Target Pasar Digital Nama ini muncul dalam dokumen pengajuan perangkat keras OpenAI di Badan Kekayaan Intelektual Nasional China (CNIPA).
CEO OpenAI, Sam Altman, sebelumnya menyebut bahwa perangkat pertama perusahaan akan memberikan pengalaman "tenang dan nyaman" bagi pengguna, berbeda dengan smartphone.
Namun laporan terbaru menunjukkan fokus perusahaan telah bergeser dari perangkat komputasi tinggi menjadi earbud dengan kemampuan lebih sederhana.
Perubahan strategi ini diduga dipicu tingginya biaya produksi perangkat keras, termasuk kelangkaan pasokan high-bandwidth memory (HBM) yang meningkatkan total biaya material (Bill of Material/BOM).
Meski demikian, OpenAI tetap menargetkan rilis perangkat ini pada akhir 2026.
Versi earbud AI yang lebih canggih, dengan kemampuan komputasi tinggi, kemungkinan akan menyusul setelah biaya komponen kembali stabil.
Perangkat ini diharapkan menjadi langkah awal OpenAI untuk memasuki ekosistem perangkat keras AI secara global, memperluas peran perusahaan di luar pengembangan perangkat lunak chatbot.
Seiring rumor yang beredar, publik menantikan bagaimana OpenAI akan menghadirkan pengalaman AI yang praktis dan terintegrasi dalam format earbud, sekaligus membuka alternatif interaksi digital yang lebih natural bagi penggunanya.*